Radar Jember - Dinamika geopolitik di Timur Tengah yang memicu fluktuasi harga minyak dunia mulai berdampak pada kebijakan di level daerah.
Bupati Jember Muhammad Fawait, memberikan sinyal kuat terkait rencana pemberlakuan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab sebagai langkah efisiensi nasional.
Dalam keterangannya, Gus Fawait, sapaan dia, menyatakan Indonesia sebagai net importir BBM sangat terdampak oleh bengkaknya subsidi akibat kondisi global.
Oleh karena itu, efisiensi menjadi harga mati yang harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah.
Baca Juga: Gus Fawait Minta ASN Jember Berlari dan Melompat, Pejabat Setingkat Kadis Ditantang Kompetensinya
"Ketika di beberapa negara sudah melakukan efisiensi, maka sudah seharusnya semua rakyat Indonesia, termasuk Kabupaten Jember, juga kompak untuk mendukung Presiden dan negara," katanya, saat ditemui, di Hall Praja Mukti, belum lama ini (18/3).
Ia menilai, opsi WFH bukanlah barang baru. Pengalaman pahit saat pandemi Covid-19 lalu, diyakini menjadi modal birokrasi dalam beradaptasi dengan teknologi.
Sebagaimana diketahui, saat WFH, sistem kerja ASN mengalami pergeseran drastis. Jika sebelumnya kinerja diukur dari kehadiran fisik (presensi), masa pandemi memaksa sistem berubah menjadi berbasis output dan pelaporan digital yang memungkinkan ASN bekerja dari mana saja.
Penggunaan aplikasi rapat daring, koordinasi via grup pesan instan, hingga sistem administrasi paperless menjadi makanan sehari-hari.
Baca Juga: Info Laka Lantas Jember: Vario Vs Vario, Dua Orang Dilarikan ke RS
"Kita sudah terlatih dengan kemarin Covid-19 itu. Kita sudah terlatih untuk memanfaatkan teknologi, salah satunya adalah WFH," tambah dia.
Meski wacana WFH ini sedang menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat, Gus Fawait menjamin bahwa pelayanan publik tidak akan kendor.
Dengan rencana WFH ini, operasional kantor seperti penggunaan listrik, air, dan konsumsi BBM kendaraan dinas dapat ditekan secara signifikan.
"Kami pastikan dengan kemajuan teknologi, (WFH) tidak akan mengurangi kinerja dari para ASN, terutama untuk pelayanan publik," pungkas Gus Fawait. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh