Radar Jember - Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk membangun wadah komunikasi yang lebih terstruktur antara pemerintah dan lembaga pesantren.
Salah satu yang diinisiasi oleh Bupati Jember Muhammad Fawait yakni forum silaturahmi yang dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) hingga tingkat kecamatan, aspirasi para kiai dan pengasuh pondok kini memiliki jalur formal untuk direalisasikan ke dalam kebijakan daerah.
"Tadi sepakat kita akan membuat sebuah forum atau wadah bersama yang dikepalai oleh Kabag Kesra sampai ke level kecamatan, dengan Pak Camat dan pondok-pondok untuk menjadi tempat forum komunikasi," katanya, saat ditemui di sela-sela sahur bersama pimpinan ponpes se-Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Minggu (15/03) dini hari.
Baca Juga: Mudik ke Jember Kurang Pas Bila Tak Beli Cemilan Khas Ini
Persoalan krusial seperti kemiskinan dan kesehatan, menjadi fokus utama yang akan dikerjasamakan. Termasuk urusan perbaikan infrastruktur.
Langkah sinergis ini diharapkan mampu mengubah wajah Jember menjadi kabupaten yang lebih sejahtera dengan fondasi nilai-nilai religius yang kuat.
Pemerintah berjanji akan terus rutin melakukan pertemuan untuk memastikan setiap program pembangunan yang dirancang bersama pesantren dapat berjalan sukses dan berdampak langsung pada masyarakat.
"Intinya adalah kami ingin menggandeng, insya Allah pondok-pondok pesantren ikut serta bagaimana mengurai masalah di Jember," pungkas Gus Fawait, sapaan akrabnya. (mau/bud)
Editor : Imron Hidayatullahh