Radar Jember - Kasus ledakan misterius yang mengguncang area masjid di kawasan Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, baru-baru ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jember.
Menanggapi keresahan masyarakat, Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan pernyataan resmi di sela-sela agenda Safari Ramadan.
Ditemui usai menyapa warga di Balai Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Selasa (17/3/2026) petang, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi liar.
Baca Juga: Begini Kata Kapolda Jatim Usai Tragedi Ledakan Masjid di Jember
Kasus ledakan di kawasan hunian padat penduduk tersebut sebelumnya sempat menghebohkan publik karena lokasinya yang berada di area tempat ibadah.
"Terkait kejadian (ledakan) di daerah Patrang, kita menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk mendalami," kata Gus Fawait, dengan nada tenang.
Ia menegaskan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi agar tidak muncul simpang siur informasi yang dapat memicu kepanikan.
Meskipun sumber ledakan sempat menjadi misteri, Gus Fawait optimistis bahwa kejadian tersebut bukan disebabkan oleh faktor-faktor mengerikan yang diduga banyak orang.
Namun, ia tetap menggarisbawahi pentingnya menjaga stabilitas keamanan di tingkat akar rumput.
"Tetap tenang kepada seluruh masyarakat. Saya yakin banyak pihak yang tidak ingin Indonesia, khususnya Jember, damai dan nyaman. Maka kita harus jaga semuanya dari tingkat RT hingga RW untuk selalu memantau lingkungan masing-masing," katanya.
- Baca Juga: Jalur Gilimanuk - Ketapang Lumpuh! Belasan Ribu Pemudik Terjebak Macet Horor hingga 15 Kilometer
Dalam kunjungan tersebut, Gus Fawait tidak hanya membahas isu keamanan.
Ia juga melakukan sosialisasi terkait pelayanan publik seperti pengobatan gratis dan pembuatan KTP, serta memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah hadir di tengah masyarakat.
"Jangan sampai Jember dan Indonesia secara umum diganggu oleh pihak-pihak yang tidak ingin melihat kita damai dan tentram," pungkas presiden Laskar Sholawat Nusantara itu. (mau)
Editor : Maulana RJ