Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Senyum Yuliana dan Ribuan Guru Ngaji Jember Sambut Lebaran Idul Fitri dengan Insentif Daerah

Maulana RJ • Rabu, 11 Maret 2026 | 20:42 WIB

Yuliana Ika, salah satu dari ribuan guru ngaji di Jember yang menerima apresiasi dari pemerintah daerah. (Dok. Diskominfo)
Yuliana Ika, salah satu dari ribuan guru ngaji di Jember yang menerima apresiasi dari pemerintah daerah. (Dok. Diskominfo)

KRANJINGAN, Radar Jember - Di sebuah mushola sederhana yang berdiri di atas lahan swadaya di samping rumahnya, Yuliana Ika telah menghabiskan hampir satu dekade waktunya.

Bagi Yuliana, mengajar alif, ba, ta kepada anak-anak sekitar bukan sekadar rutinitas, tetapi panggilan hati yang ia jalani dengan penuh keikhlasan.

Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, senyum Yuliana tampak lebih sumringah. 

Ia menjadi salah satu dari ribuan guru ngaji di Jember yang menerima apresiasi dari pemerintah daerah sebesar Rp 1,5 juta utuh tanpa potongan sepeserpun.

“Alhamdulillah, hari ini menerima insentif guru ngaji. Prosesnya sangat cepat, cukup membawa KTP dan buku tabungan untuk pencocokan data,” ungkap Yuliana saat ditemui di Balai Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember, Rabu (10/3/2026).

Baca Juga: Lebaran Penuh Suka Cita, Gus Fawait Tambah Kategori Marbot Sebagai Penerima Insentif Keagamaan Jember

Yuliana, yang juga seorang pendiri bimbel dan guru RA, mengaku nominal tahun ini terasa lebih besar dan sangat berarti.

Baginya, dana ini bukan sekadar tambahan untuk dapur menjelang lebaran, tetapi juga modal untuk memperbaiki mushola tempatnya mengabdi.

“Dana ini sangat membantu, apalagi mushola kami sedang dalam proses perbaikan. Harapannya ke depan program ini bisa lebih menyeluruh, agar rekan-rekan guru ngaji lain yang belum terdata juga bisa merasakan perhatian ini,” tambahnya.

Baca Juga: 22 Ribu Guru Ngaji Jember Terima Insentif Rp1,5 Juta, Gus Fawait: Bentuk Memuliakan Pejuang Agama

Gayung bersambut, komitmen untuk menyejahterakan para penjaga moral bangsa ini ditegaskan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Jember, Nurul Hafid Yasin, menyatakan bahwa penyaluran insentif ini adalah bentuk penghormatan negara atas dedikasi tanpa pamrih para guru ngaji, modin, hingga guru agama nonmuslim.

“Melalui program Anggaran 2026 ini, kami ingin memberikan apresiasi nyata kepada mereka yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membimbing spiritualitas masyarakat,” kata Hafid.

Ia menjelaskan bahwa pada tahap ini, terdapat 1.955 penerima manfaat di tujuh kecamatan yang masing-masing menerima honor sebesar Rp1.500.000.

Hafid menjamin seluruh proses pencairan dilakukan secara transparan tanpa ada potongan sepeser pun.

Baca Juga: Gus Fawait Tepis Isu Potong Dana Pendidikan: Anggaran MBG Mandiri, Revitalisasi Sekolah Justru Terbesar!

“Kami tegaskan, tidak ada potongan maupun setoran awal. Dana diterima utuh. Karena waktu menuju Lebaran sudah sangat mepet, penyaluran kami lakukan secara maraton dengan menyasar 30 desa setiap harinya agar manfaatnya segera dirasakan,” pungkasnya.

Editor : M. Ainul Budi
#Idul Fitri #Jember #lebaran 2026 #insentif guru ngaji #Honor Guru Ngaji Jember #Gus Fawait #guru agama