SURABAYA, Radar Jember - Ombudsman Republik Indonesia menetapkan Kabupaten Jember masuk peringkat 10 besar nasional untuk kategori Pemerintah Kabupaten dengan predikat Kualitas Tertinggi.
Penghargaan di bidang tata kelola pemerintahan itu diberikan secara resmi dalam agenda penyerahan Opini Ombudsman RI, di Ruang Binaloka Adhikara, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/2).
Pencapaian ini menjadi indikator keberhasilan implementasi Perpres No. 12 Tahun 2025 mengenai RPJMN 2025-2029, khususnya dalam aspek pengawasan maladministrasi.
Melalui hasil ini, Jember kini sejajar dengan deretan kabupaten terbaik dari total 170 kabupaten di Indonesia yang menjadi objek penilaian Ombudsman RI sepanjang periode 2025.
"Alhamdulillah, posisi kita naik dari peringkat ke-12 nasional pada 2024 menjadi peringkat 10 besar di 2025 ini," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Regar Jeane Dealan Nangka, yang saat itu mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait, (19/2).
Ia mengutarakan bahwa hasil penilaian itu menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. "Perubahan ini menunjukkan bahwa upaya perbaikan sistem pelayanan publik yang kami lakukan berjalan di jalur yang benar," katanya.
Proses evaluasi tahun ini melibatkan sejumlah unit kerja strategis yang melayani masyarakat secara langsung, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta RSD dr. Soebandi.
Regar menyebut indikator penilaian kini semakin kompleks sesuai Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025, yang menitikberatkan pada kualitas output pelayanan dan langkah pencegahan maladministrasi, bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif.
Meksi telah mengamankan opini tertinggi, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kinerjanya. Regar menyatakan prestasi ini harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN di Lingkungan Pemkab Jember untuk terus berinovasi.
"Sesuai arahan gus bupati, target kami bukan penghargaan, tapi bagaimana mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan inklusif bagi semua masyarakat Jember," imbuh mantan Camat Sumbersari itu. (mau/bud)
Editor : M. Ainul Budi