Radar Jember - Menjelang peringatan tepat satu tahun masa kepemimpinannya, Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan kado istimewa bagi seluruh warga Jember.
Pemkab Jember resmi meraih predikat Opini Kualitas Tertinggi dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia.
Penghargaan bergengsi ini terasa kian spesial karena bertepatan dengan momen hari pertama bulan suci Ramadan 2026.
Lebih istimewa lagi, pengakuan nasional ini diterima tepat satu hari sebelum (H-1) peringatan satu tahun pelantikan Muhammad Fawait sebagai Bupati Jember, yang jatuh pada Jumat, 20 Februari 2026 mendatang.
Prestasi dari Ombudsman ini menambah panjang daftar apresiasi nasional yang diterima Pemkab Jember.
Dalam kurun waktu satu tahun terakhir saja, Jember tercatat telah berhasil menyabet puluhan penghargaan di berbagai sektor pembangunan dan tata kelola pemerintahan.
Baca Juga: Predikat Madya Nasional dalam UHC Awards 2026 Antarkan Jember Jadi Poros Kesehatan Tapal Kuda
Dalam keterangan resminya pada Kamis (19/02/2026), Bupati Muhammad Fawait menyatakan rasa syukurnya atas capaian tersebut.
"Alhamdulillah hari ini, di hari pertama bulan Ramadan, kami mendapatkan sebuah penghargaan opini dari Ombudsman Republik Indonesia, yaitu penilaian administrasi pelayanan publik, di mana Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan opini kualitas tertinggi," katanya.
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh elemen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang memudahkan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Jadikan Kritik dan Masukan sebagai Vitamin, Begini Penjelasannya
Namun, ia juga memandang capaian ini sebagai motivasi untuk terus melakukan evaluasi.
"Tentu ini menjadi vitamin, sekali lagi, bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Penghargaan bukan tujuan utama, tapi saya pikir menjadi penyemangat bagi kami semua, seluruh jajaran, yang telah berusaha memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada seluruh masyarakat," tambahnya.
Gus Fawait memaparkan bahwa salah satu kunci keberhasilan ini adalah inovasi desentralisasi pelayanan.
Baca Juga: Gus Fawait Puji Rekor Unbeaten Persid Jember: Tak Terkalahkan dalam 1.260 Menit
Saat ini, pengurusan dokumen administrasi kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), tidak lagi tersentralisasi di kota, tetapi sudah bisa dicetak langsung di kantor kecamatan.
Sebagai wujud asas keadilan pelayanan, ke depan Gus Fawait mengaku berencana memperluas pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) hingga ke pelosok desa.
Sejumlah titik menjadi fokus penempatan MPP baru ini, seperti di wilayah ujung barat seperti Jombang, ujung timur di Mayang, hingga wilayah utara di Sukowono dan Kalisat.
Baca Juga: Wamendagri Bima Arya ke Gus Fawait: Memimpin Lebih Sulit daripada saat Kampanye
"Insya Allah ke depan kita bisa lebih baik lagi dan bisa berinovasi untuk melompat jauh lebih baik untuk pelayanan masyarakat Kabupaten Jember," pungkasnya menutup refleksi satu tahun kepemimpinannya. (mau)
Editor : M. Ainul Budi