Radar Jember - Upaya mencari erobosan untuk mendanai pembangunan daerah yang berkelanjutan, terus digencarkan pemerintah daerah.
Selain mengandalkan sumber pendapatan konvensional, pemerintah daerah juga dituntut aktif menjemput bola ke pusat kekuasaan fiskal guna memastikan setiap program pembangunan memiliki landasan pendanaan yang kuat dan terukur.
Hal itu diakui Bupati Jember Muhammad Fawait saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu RI di Jakarta, Rabu (21/01).
Dalam lawatannya itu, ia diterima langsung oleh Direktur PIP, Ismed Saputra.
Keduanya mendiskusikan berbagai ruang kolaborasi pembiayaan pembangunan daerah.
Mulai bidang infrastruktur, layanan publik, hingga dukungan bagi sektor-sektor produktif.
"Kami hadir di PIP sebagai ikhtiar untuk membuka ruang kolaborasi. Fokus kami adalah bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat mendorong percepatan pembangunan yang nyata bagi warga Jember," katanya.
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menekankan bahwa setiap langkah pembangunan harus diawali dengan kolaborasi yang kuat.
Menurut dia, pertemuan dengan PIP menjadi langkah teknis untuk memastikan Jember bisa tumbuh menjadi daerah yang lebih maju dan mandiri secara ekonomi.
"Diskusi ini memastikan bahwa setiap program memiliki arah yang jelas dan manfaat yang bisa dirasakan langsung. Dengan sinergi ini, kami optimistis Jember bisa melangkah lebih jauh, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional," imbuh Gus Fawait. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh