Radar Jember - Keberadaan aparatur sipil negara (ASN) dianggap cukup vital dalam menghadirkan pelayanan dan program-program pemerintah.
Para abdi negara ini bukan saja sebagai pelayan masyarakat, namun juga penentu kesuksesan visi-misi besar pemerintahan yang berjalan.
Hal itu dikemukakan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh.
Ia menegaskan, orientasi utama ASN adalah menciptakan masyarakat yang sejahtera dan bahagia melalui konsep yang sejalan dengan tagline Bupati Jember Muhammad Fawait: Semua Karena Cinta.
"Orientasi kita hanya satu, membuat masyarakat sejahtera dan bahagia. APBD itu aslinya adalah hasrat cinta, tebaran cinta dari negara untuk rakyatnya," katanya, saat memberi arahan di hadapan ratusan ASN, di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, kemarin (9/1).
Zudan menyebut, seluruh gerak langkah 6,5 juta ASN di Indonesia harus berlandaskan pada semangat pengabdian dan kasih sayang kepada rakyat.
Menurutnya, isi APBD sejatinya adalah konkretisasi cinta negara kepada rakyatnya.
Ia menjelaskan bahwa arah pelayanan ASN telah terstruktur dengan jelas.
Di tingkat Nasional, mewujudkan "Asta Cita" Presiden RI.
Di tingkat Provinsi, menyukseskan visi-misi gubernur, dan di tingkat kabupaten/kota, mewujudkan visi-misi bupati dan wali kota.
Dengan APBN sebesar Rp3.600 triliun dan total APBD seluruh Indonesia mencapai Rp1.300 triliun, seluruh eksekusi anggaran tersebut berada di ujung pena para ASN.
"Masalahnya, panjenengan itu penting banget, tapi sering merasa tidak penting sehingga bekerja semaunya sendiri (sak karepe dewe, Red). Padahal, tanpa tanda tangan ASN, Bupati tidak bisa gajian dan operasional pemerintahan tidak bisa berjalan," kata Zudan.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengutarakan bahwa stabilitas birokrasi merupakan kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas.
"Kami yakin Jember adalah salah satu kota pendidikan, sehingga ASN-nya insya Allah kualitasnya lebih baik, mungkin tinggal kita manajemen lebih baik, agar bergeraknya lebih kompak, dan kinerjanya kedepan lebih baik lagi," katanya. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh