Radar Jember - Program Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan atau Peta Cinta, perlahan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sejak diluncurkan per Senin (5/1) kemarin, program ini seketika diserbu masyarakat, di masing-masing kantor kecamatan.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember di Kantor Kecamatan Bangsalsari, Rabu (7/1).
Puluhan warga langsung menyerbu layanan ini sejak hari pertama.
"Yah yang sekarang lebih dekat, jadi gak perlu keluar ongkos lebih, kalau dulu kan harus ke kota (Kantor Dispendukcapil, Red)," aku Yuliana, salah satu warga saat mengurus KTP-el, di Kantor Kecamatan Bangsalsari.
Camat Bangsalsari, Bambang Erwin, menilai kemudahan ini adalah komitmen Pemkab Jember dalam mendekatkan layanan publik.
"Dulu warga harus jauh-jauh ke kecamatan lain atau ke pusat kota hanya untuk foto KTP. Sekarang sudah tidak, ini sangat membantu," katanya.
Terpisah, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan Program Peta Cinta ini bukan sekadar gebrakan awal di tahun 2026.
Namun, telah menjadi kebutuhan warga Jember yang bertahun-tahun urusan pencatatan KTP-el tak kunjung rampung lantaran krisis blanko KTP hingga 66 ribuan lebih.
Melalui penyediaan 68.000 blanko e-KTP dari skema hibah APBD Jember, Gus Fawait menegaskan, program ini didukung dengan mengerahkan dua staf kecamatan beserta sarana prasarana di setiap kantor kecamatan.
Kecuali kecamatan kota, yaitu Patrang, Kaliwates, dan Sumbersari yang sudah dekat kantor Dispendukcapil Jember di Jalan Jawa.
"Kami tidak ingin lagi dengar cerita urus KTP seperti antrean sembako. Jadi warga yang jauh-jauh dari kota, tidak perlu pusing, cukup datang ke kantor kecamatannya masing-masing," imbuh dia. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh