Radar Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait meminta para guru ngaji dan ibu-ibu pengajian berperan aktif menyukseskan program imunisasi yang dijalankan pemerintah.
Permintaan tersebut disampaikan karena para tokoh agama dinilai memiliki pengaruh kuat dalam mengedukasi masyarakat, khususnya para ibu.
Ajakan itu disampaikan Gus Fawait saat bertemu guru ngaji dan ibu-ibu pengajian dalam rangkaian Bunga Desaku Jilid 8 di Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, Minggu (14/12).
Menurut Gus Fawait, keberhasilan program imunisasi tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga pada dukungan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan warga.
“Peran guru ngaji dan ibu-ibu pengajian sangat strategis. Melalui pengajian dan pembinaan umat, mereka bisa membantu menyampaikan pentingnya imunisasi demi kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.
Gus Fawait menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berakhlak.
Dalam hal ini, para ibu memiliki peran sentral dalam menjaga kesehatan keluarga.
“Kami yakin membangun bangsa dan daerah itu dimulai dari emaknya. Karena itu, para ibu harus mendapatkan pemahaman yang benar, termasuk soal pentingnya imunisasi,” tegasnya.
Seiring dengan ajakan tersebut, Pemkab Jember memastikan program insentif bagi pengajar agama akan terus berlanjut hingga tahun 2026.
Program ini tidak hanya menyasar guru ngaji dan modin, tetapi juga kelompok ibu-ibu pengajian.
Menurut Gus Fawait, keberlanjutan insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas peran para pengajar agama dan kelompok pengajian dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan, kebangsaan, serta mendukung program-program pemerintah, termasuk di bidang kesehatan.
Baca Juga: BAHAYA! Banjir Bandang di Jember Mengakibatkan Jembatan Penghubung dua Dusun Ini Akhirnya Putus
“Pemerintah daerah berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan nyata bagi para pejuang pendidikan keagamaan yang selama ini berkontribusi besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh