Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ramai Baliho Pink di Jalanan Jember, Gus Fawait Tepis Tuduhan Kampanye Dini: Pilkada Masih Lama!

Maulana RJ • Jumat, 12 Desember 2025 | 14:20 WIB
MASIF: Baliho Pemkab Jember bergambar Bupati Fawait dengan sejumlah program andalannya yang menghiasi setiap sudut jalan raya desa, kabupaten, provinsi, hingga jalan nasional.
MASIF: Baliho Pemkab Jember bergambar Bupati Fawait dengan sejumlah program andalannya yang menghiasi setiap sudut jalan raya desa, kabupaten, provinsi, hingga jalan nasional.

Radar Jember - Sudah beberapa pekan terakhir baliho-baliho milik Pemkab Jember bergambar Bupati Jember Muhammad Fawait menghiasi setiap sudut jalanan desa, kecamatan, kabupaten hingga jalan nasional. 

Bupati Fawait menegaskan pemasangan baliho-baliho itu murni upaya masif untuk sosialisasi program kerja pemerintah daerah, bukan untuk kepentingan Pilkada.

“Kami menyosialisasikan supaya apa? Agar masyarakat tau,” tegas dia, saat ditemui, di sela-sela Apel Sholawat Kebangsaan, di RTH Balung, (8/12).

Gus Fawait, sapaan akrab dia, mengemukakan bahwa inisiatif menggencarkan pemasangan baliho itu setelah pihaknya melakukan survei mengenai tingkat pengetahuan masyarakat.

Terutama di wilayah pedesaan, terhadap program-program pemerintah daerah.

“Kami survei kemarin, ini di daerah-daerah belum banyak yang tau program-program dari Pemkab Jember yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Khususnya di pedesaan, karena tidak semua masyarakat Jember aktif di media sosial,” ungkapnya.

Gus Fawait bahkan membantah keras anggapan bahwa baliho-baliho tersebut adalah bagian dari kampanye politik, menuju Pilkada tahun 2029.

Menurut dia, kontestasi Pilkada masih jauh.

“Kami pasang banner-banner, itu bukan banner Pilkada. Pilkada itu masih lama,” bebernya.

Lebih lanjut, Gus Fawait menilai pemasangan baliho itu menjadi bagian dari strategi komunikasi agar informasi program dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang tidak mengakses media digital.

Upaya ini dikombinasikan dengan program turun langsung ke masyarakat seperti melalui program Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku) dan atau melalui program Guse Menyapa.

Ia meyakini, fokus utama sosialisasi program melalui baliho-baliho pink tersebut untuk memastikan program-program strategis dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Harapan kami, program-program ini seperti UHC (Universal Health Coverage, Red), bisa dimaksimalkan. Sehingga yang melahirkan bisa di tempat yang semestinya, yang sakit, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, di rumah sakit atau di puskesmas,” imbuhnya. (mau/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#apel sholawat kebangsaan #Bunga Desaku Jember #Bupati Jember #Gus Fawait