Radar Jember - Rencana pemerintah daerah yang menggelontorkan anggaran cukup besar untuk merehabilitasi kerusakan jalan di Jember, akan menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur Pemkab Jember di tahun anggaran 2026.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengakui meski pemerintah mengucurkan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan, namun semua membutuhkan proses.
"Ya tidak mungkin saya selesaikan semua, satu tahun di tahun 2026. Itu sulapan namanya. Jadi kami prioritaskan dulu jalan kabupaten," kata Bupati Fawait.
Saat bertemu dengan para ketua RT-RW, dan kepala desa se-Kecamatan Kencong, (22/11), Bupati Fawait meminta masyarakat bersabar dan mengetahui detail kewenangan jalan.
Karena ada beberapa jenis dan kelas jalan, seperti jalan nasional, jalan milik provinsi, jalan milik kabupaten, hingga jalan desa.
"Contoh jalan depan ini (di depan halaman Dira Kencong, Red), itu jalan provinsi. Tidak bisa saya ujug-ujug mengalokasikan perbaikan, itu kewenangan provinsi. Kalau saya yang masuk, dimarahin saya," katanya.
Ia meminta kepala desa untuk pro aktif berkoordinasi terkait urusan jalan ini.
Termasuk opsi pelimpahan kewenangan jalan, dari jalan milik pemerintah desa ke jalan kabupaten, demi percepatan penanganan.
"Kami prioritaskan dan perbaiki dulu jalan kabupaten, pemerintah desa kalau pengen cepet diperbaiki jalan desanya, diserahkan saja ke kabupaten. Jadi nanti kami bantu bersama-sama, yakinlah insyaallah dalam lima tahun ke depan perbaikan ini bisa dilakukan semua," imbuh Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember ini. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh