Radar Jember - Komitmen pemerintah daerah menjamin pengobatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) terus diperkuat.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan alokasi anggaran fantastis, mencapai Rp 400 miliar, untuk memperkuat program pelayanan kesehatan dasar di tahun 2026.
Pengumuman ini disampaikan Gus Fawait dalam rangkaian kegiatan Gus'e Menyapa, saat bertemu langsung dengan ratusan kader posyandu di Sweet Garden PG Semboro, Sabtu (29/11).
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momen apresiasi atas raihan STBM Award 2025 Kategori Pratama Terbaik 1 yang diserahkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember, Rachman Hidayat.
"Kita sudah menyiapkan anggaran besar Rp400 miliar agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik," kata Gus Fawait.
Ia tak henti-hentinya meminta para kader posyandu terus menyosialisasikan jaminan pelayanan kesehatan gratis ini ke seluruh pelosok desa.
Menurut dia, anggaran segar itu tidak hanya disalurkan untuk pembiayaan medis kuratif, tetapi juga untuk mendukung program preventif kesehatan hingga ke pelosok desa.
Seperti pencegahan stunting dan penekanan angka kematian ibu (AKI/AKB).
"Saya mohon para kader ikut menyosialisasikan. Kita sudah menyiapkan anggaran besar agar masyarakat mendapat pelayanan terbaik," ajaknya.
Lebih jauh, Gus Fawait juga merespons keluhan para kader posyandu soal honorarium di bulan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa hak para kader adalah prioritas dan tidak boleh ditunda.
"Jadi semua ini adalah kolektif, tugas kita bersama. Bukan salah satu pihak saja. Dengan kerja bareng, Jember pasti bisa turun angkanya," harapnya. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh