Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Fawait Tegas! OPD Bakal Diberi Reward atau Disanksi demi Wujudkan Kinerja yang Benar-Benar Terukur

Maulana RJ • Kamis, 20 November 2025 | 14:00 WIB
"Harapannya kita bersyukur atas hari jadi Kabupaten Jember, dan acara-acara ini bukan hanya seremonial tapi juga berdampak pada perputaran ekonomi di Jember." MUHAMMAD FAWAIT , Bupati Jember.
"Harapannya kita bersyukur atas hari jadi Kabupaten Jember, dan acara-acara ini bukan hanya seremonial tapi juga berdampak pada perputaran ekonomi di Jember." MUHAMMAD FAWAIT , Bupati Jember.

Radar Jember - Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Jember belakangan kembali menuai sorotan sejumlah anggota DPRD Jember.

Saat kesempatan Rapat Paripurna RAPBD 2026 di Gedung DPRD Jember (15/11), Bupati Jember Muhammad Fawait menanggapi positif usulan fraksi-fraksi mengenai penerapan sistem reward and punishment atau penghargaan dan hukuman bagi kinerja OPD ini.

Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember ini menegaskan bahwa komitmen pemkab dalam meningkatkan efektivitas dan disiplin kerja birokrasi di bawah kepemimpinannya berbasis indikator yang terukur.

“Terkait usulan pemberian reward and punishment kepada OPD, kami berkomitmen untuk terus memperkuat sistem evaluasi kinerja berbasis indikator yang terukur,” katanya, di hadapan anggota dewan.

Bupati Fawait menjelaskan, mekanisme pemberian penghargaan dan sanksi ini bukan hanya sekadar formalitas.

Tetapi upaya strategis memastikan seluruh OPD bergerak seirama, sebagaimana visi-misi bupati yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Ia menegaskan, penghargaan bagi OPD berkinerja baik dan penegakan sanksi terhadap OPD yang tidak mencapai target, akan menjadi bagian integral dalam tata kelola pemerintahan.

“Mekanisme pemberian penghargaan kepada OPD berkinerja baik dan penegakan sanksi terhadap OPD yang tidak mencapai target, akan menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan disiplin, efektivitas, serta sinkronisasi kerja birokrasi," bebernya.

Dalam kesempatan berbeda, Gus Fawait juga meminta semua pejabat OPD untuk mengubah orientasi kunjungan kerja.

Hal itu sebagai respons atas kebijakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai kurang lebih Rp 350 miliar.

Gus Fawait mewanti-wanti jika OPD hanya kunker sekedar menyerap anggaran besar tetapi program yang dibawa pulang justru kecil.

Maka, ia menyerukan agar OPD rajin kunjungan ke pusat atau ke kementerian saja.

"Enggak apa-apa, kalau ke Jakarta habis 10 juta, asalkan bawa program satu miliar. Saya berharap, kunjungan OPD ini juga memang banyak di Jakarta. Saya tidak keberatan kalau Jakarta, asal tujuan harus jelas, dan hasilnya pun jelas, pasti saya dukung," tegasnya, Bupati Fawait saat kesempatan Bunga Desaku jilid 6 Panti, (26/10). (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pemkab Jember #OPD #Bupati Jember #Gus Fawait