Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PAD Jember 2026 Diproyeksi Tembus Rp 1,367 Triliun, Fawait Tegaskan Pajak Tidak Akan Dinaikkan Meski Dana Transfer Turun

Maulana RJ • Selasa, 18 November 2025 | 14:15 WIB

SINERGI DENGAN LEGISLATIF: Bupati Fawait usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jember.
SINERGI DENGAN LEGISLATIF: Bupati Fawait usai rapat paripurna di Gedung DPRD Jember.

Radar Jember - Pemkab Jember mulai menunjukkan komitmen dan optimisme tinggi dalam mengelola fiskal daerah. 

Dalam kesempatan penyampaian Nota Rancangan APBD Tahun 2026 di Gedung DPRD Jember (10/11), Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan proyeksi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,367 triliun.

Target fantastis ini muncul sebagai respons strategis terhadap tantangan berat yang kini dihadapi Jember, yakni penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp 270 miliar di tahun 2026.

"Tantangan utama kami adalah pengurangan dana transfer daerah sebesar 270 miliar rupiah, yang mengharuskan penyesuaian anggaran secara ketat," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, saat membacakan nota RAPBD 2026.

Meski menghadapi defisit dana transfer yang signifikan, ia menegaskan, komitmen Pemkab Jember untuk tidak membebani masyarakat dengan kenaikan tarif pajak.

"Meskipun terjadi pengurangan dana transfer daerah secara signifikan, Pemkab Jember berkomitmen tidak menaikkan pajak untuk meningkatkan PAD," tegas dia.

Gus Fawait mengemukakan strategi utama untuk mencapai target PAD Rp 1,367 triliun itu, salah satunya dengan optimalisasi menambal kebocoran pajak.

Selain itu, ia juga memastikan terus proaktif untuk mendatangkan program dan sumber dana dari pemerintah pusat dan sumber lain.

"Pemkab Jember terus berupaya mendatangkan program dan sumber dana dari pemerintah pusat dan sumber lain, serta tetap fokus pada lima progres prioritas," imbuh dia.

APBD 2026 Fokus pada 5 Program Prioritas yakni pengentasan kemiskinan; mewujudkan SDM religius dan unggul; membangun birokrasi yang profesional dan humanis; infrastruktur dan penataan berkelanjutan; percepatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan penguatan ketahanan pangan.

Total Pendapatan Daerah Jember tahun 2026 dalam RAPBD 2026, direncanakan mencapai Rp 4,394 triliun.

Terdiri atas PAD sebesar Rp 1,367 triliun dan pendapatan transfer Rp 3,026 triliun.

Sementara belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp 4,576 triliun. (mau/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #APBD Jember #PAD (Pendapatan Asli Daerah) #Gus Fawait