PANTI, Radar Jember - Pemkab Jember terus mempercepat upaya pengembangan Koperasi Merah Putih (KMP).
Bahkan, di kota suwar-suwir ini sudah ada 10 KMP yang ditunjuk menjadi percontohan.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan, 10 KMP percontohan ini diharapkan dapat menyuntikkan semangat bagi koperasi lain yang tersebar di desa-desa se-Jember.
"Bukan KMP yang lain tidak jalan. Jadi sepuluh koperasi KMP ini jadi percontohan, agar yang lain (KMP, Red) bisa gerak kencang juga," katanya, saat ditemui di sela-sela rangkaian Bunga Desaku Jilid 6 Panti, (27/10).
Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember ini menilai keberadaan KMP disiapkan untuk menjadi supplier dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember.
Apalagi, dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jember jumlahnya cukup banyak, yaitu 220.
"Ini sebagaimana arahan Presiden Prabowo yang mengharapkan agar Koperasi Merah Putih di daerah, juga bisa menjadi supplier dari dapur-dapur MBG tersebut," jelasnya.
Lebih lanjut, Gus Fawait menegaskan Pemkab Jember telah berkoordinasi intensif dengan sejumlah BUMN, salah satunya Pertamina.
Agar KMP bisa menjadi pangkalan-pangkalan resmi distribusi LPG.
Selain anak BUMN, komitmen serupa yang sudah berjalan yakni terkait dukungan akses permodalan dari Himpunan Bank Milik Negara atau Bank Himbara.
"Kami berkomitmen untuk terus mendorong KMP ini. Kami juga akan berkoordinasi dengan kepala desa, bertahap, agar mereka ikut membantu. Kami edukasi, diberi arahan, agar tidak ragu-ragu membantu program yang menjadi prioritas nasional ini," pungkas Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : M. Ainul Budi