MAYANGAN, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak seluruh Kader Posyandu se-Kecamatan Gumukmas untuk bergerak aktif dalam upaya menekan angka stunting.
Selain itu juga diminta membantu mengatasi angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB).
Seruan itu ia sampaikan saat rangkaian program Guse Menyapa Gumukmas, di Kantor Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Senin (03/11).
Dalam pertemuan yang hangat itu, Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, menilai peran para kader posyandu sangat vital sebagai garda terdepan di masyarakat dalam menyukseskan program kesehatan daerah. Seperti UHC prioritas Pemkab Jember.
"Kami ingin pastikan seluruh masyarakat Jember dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya. UHC harus tersosialisasi dengan baik agar manfaatnya dirasakan secara luas," katanya, di hadapan para kader Posyandu dan bidan setempat, saat itu.
Gus Fawait juga mendorong para kader posyandu juga berfokus pada pentingnya deteksi dini terhadap ibu hamil berisiko tinggi serta melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Harapannya upaya bersama ini bisa menurunkan risiko dan angka kematian ibu dan bayi di Jember," imbuhnya.
Lebih lanjut, Gus Fawait juga meminta masyarakat untuk mengawal jalannya pelayanan publik dengan memanfaatkan saluran Wadul Guse.
"Soal kesejahteraan para kader Posyandu, tentu juga kami pikirkan. Tentu kami juga melihat kemampuan fiskal kami. Mudah-mudahan nanti insentif para kader posyandu dan nakes bisa ditingkatkan," harapnya. (mau/dwi)
Editor : M. Ainul Budi