Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gus Gus Fawait Umumkan Kabar Baik: Tahun 2026 Petani Jember Dijatah Bantuan Alsintan Jumbo dari Kementerian

Maulana RJ • Sabtu, 1 November 2025 | 13:05 WIB
UNTUK PETANI JEMBER: Gus Fawait saat menyerahkan bantuan Alsintan kepada sejumlah pengurus poktan di depan kantor Pemkab Jember, saat Pro Guse Update, akhir Agustus kemarin.
UNTUK PETANI JEMBER: Gus Fawait saat menyerahkan bantuan Alsintan kepada sejumlah pengurus poktan di depan kantor Pemkab Jember, saat Pro Guse Update, akhir Agustus kemarin.

Radar Jember - Kabar bahagia sedang menghampiri para petani Jember.

Setelah pemerintah mengumumkan penurunan harga pupuk subsidi 20 persen, kini bantuan berupa alat dan mesin pertanian atau alsintan bakal kembali dikucurkan untuk petani Jember.

Kabar itu disampaikan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait, saat melangsungkan rangkaian Bunga Desaku Jilid 6 Panti, (26/10).

Dirinya menyampaikan beberapa hasil lobi-lobinya ke Kementerian Pertanian, di Jakarta.

"Hasil pertemuan kami kemarin, di tahun 2026 Mentan dan Wamentan berkomitmen membantu petani Jember. Insyaallah kita (Jember, Red) akan dapat bantuan lagi dan nanti kami umumkan detailnya saat Pro Guse update," kata Gus Fawat.

Pada akhir Agustus 2025 lalu, Gus Fawait secara simbolis sempat memberikan 52 unit alsintan yang sebagian besar didapat dari pemerintah pusat.

Di antaranya, traktor roda dua 30 unit, traktor roda empat 4 unit, rice transplanter 15 unit, combine harvester 3 unit, dan beberapa lainnya.

"Jadi, berbagai bantuan infrastruktur pertanian ini akan menjadi yang terbesar selama 40 tahun terakhir, termasuk optimalisasi lahan sebesar 6.000 hektare, yang akan dilaksanakan 2025-2026," jelas dia.

Gus Fawait menguraikan, komitmen kementerian membantu pertanian Jember sejalan dengan semangat pemerintah daerah untuk menjadikan Jember sebagai lumbung pangan di Jawa Timur.

Menurutnya, produktivitas hasil pertanian Jember sempat merosot di peringkat keempat se-Jawa Timur.

Penurunan itu dinilainya karena infrastruktur pertanian selama ini kurang terkelola dengan baik.

Termasuk tidak ada penambahan atau peremajaan.

"Kami sudah mendapat banyak komitmen dari beliau (Mentan dan Wamentan) untuk membantu Jember. Karena Jember ini dibidik untuk kembali menjadi lumbung pangan yang hari ini terbesar produktivitasnya nomor empat se-Jawa Timur," pungkasnya. (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Bantuan Alsintan #Bunga Desaku Jember #Gus Fawait