Radar Jember - Pengisian sejumlah pos jabatan kosong di lingkungan Pemkab Jember mulai memasuki babak akhir.
Sejumlah nama-nama mulai bermunculan menjadi kandidat kuat untuk memperebutkan posisi empat jabatan sebagai kepala OPD yang kosong.
Masing-masing jabatan Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik.
Tim Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama mencatat, dari 15 nama sebelumnya dan kini mengerucut menjadi 11 nama pejabat eselon dua.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jember, Rahman Hidayat, menyebut nama-nama yang tidak lolos itu karena ada yang tidak memenuhi administrasi.
Seperti, tidak melengkapi syarat, atau persyaratannya kurang.
Sementara, sebanyak 11 orang itu, kata dia, telah masuk ke proses final, dan tinggal mengikuti tes kesehatan yang telah terjadwal pekan kemarin (24/10).
"Setelah hasilnya keluar, setelah itu kami serahkan kepada Gus Bupati (Bupati Fawait, Red), sebagai pejabat pembina kepegawaian, untuk ditetapkan sebagai pejabat terpilihnya," katanya, saat ditemui (26/10).
Mengenai kepastian timeline-nya, ia belum memastikan secara detail. Namun yang pasti, akan diputuskan oleh bupati secepatnya. "Secepatnya nanti pak bupati akan memutuskan," katanya.
Di waktu yang sama, Bupati Jember Muhammad Fawait mengaku tak ingin buru-buru mengambil keputusan terkait proses akhir seleksi terbuka atau open bidding jabatan eselon dua ini. Terlebih, open bidding kali ini dilakukan bersamaan dengan upaya penyesuaian dengan Perda tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru.
Meski begitu, ia memastikan tidak akan memakan waktu lama dan menjanjikan segera mengumumkannya. "Open bidding ini sudah selesai, tinggal pengumuman saja. Mudah-mudahan nanti secepatnya (diumumkan, Red)," pungkas Bupati Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh