Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pelaku UMKM, PKL, dan mlijo (pedagang sayur keliling) agar bisa naik kelas.
Dalam kesempatan menjalankan program Bunga Desaku jilid 6 Panti, di Lapangan Desa Suci, Kecamatan Panti (27/10), Bupati Fawait menegaskan bahwa keberadaan UMKM, PKL, hingga mlijo adalah sebagai bagian dari pahlawan ekonomi desa.
"Panjenengan (UMKM, PLK, mlijo, Red) adalah pahlawan ekonomi Indonesia," serunya, diiringi tepuk tangan masyarakat saat itu.
Dalam suasana yang merakyat, Gus Fawait menyatakan komitmennya menggenjot sektor perekonomian masyarakat paling bawah sebagai upaya nyata meningkatkan kesejahteraan.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Pemkab Jember meluncurkan program bantuan yang dinamakan "Gerobak Cinta".
"Kami dikumpulkan jadi satu, didata. Kenapa tidak program bantuan uang, karena uang itu akan habis," ujar Gus Fawait yang menjelaskan alasan memilih pemberian aset produktif berupa gerobak sebagai modal usaha.
Tidak hanya gerobak, Pemkab Jember juga sedang berupaya memperluas akses permodalan bagi para pelaku usaha kecil ini.
Yaitu dengan menggandeng perbankan untuk memfasilitasi permodalan dengan bunga kecil dan pelatihan usaha.
"Kita buktikan ke depan bahwa beli di UMKM, beli di PKL, beli di mlijo, bisa higienis, bersih, dan sehat. Karena itu dengan gerobak cinta ini, harapan saya ke depan, program ini bisa tepat sasaran," pungkas dia. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh