Radar Jember - Tiga kabupaten di Tapal Kuda–Jember, Bondowoso dan Situbondo–resmi menandatangani kesepakatan kerja sama pengembangan potensi daerah, yang dilangsungkan di pendapa Bupati Bondowoso, Kamis (16/10).
Tak hanya seremonial, kerja sama tiga kabupaten ini sekaligus menandai kolaborasi pembangunan untuk mendorong berbagai potensi masing-masing daerah.
Mulai dari bidang ekonomi hingga pariwisata.
Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kesempatan itu menegaskan kerja sama dengan Pemkab Bondowoso dan Pemkab Situbondo sudah menjadi kebutuhan.
Hal itu seiring dengan persoalan kemiskinan yang menyandera kabupaten/kota, termasuk di wilayah Tapal Kuda.
"Harapannya dengan kerja sama ini, Tapal Kuda dalam lima tahun ke depan tidak menjadi pusat kemiskinan lagi di Jawa Timur," kata Gus Fawait, sapaan akrab dia.
Ia mencontohkan, bentuk kerja sama itu bisa dimulai dari pengembangan pariwisata. “Bondowoso punya Blue Fire Ijen yang tidak dimiliki daerah lain, kami bisa bantu promosikan. Situbondo punya pantai utara yang tenang, tapi tidak bisa bertemu dengan Nyi Loro Kidul. Kalau mau ketemu Nyi Loro Kidul, nah datang ke Pantai Watu Ulo dan Papuma, di Jember," katanya dengan nada bercanda.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menilai kerja sama ini menjadi tawaran untuk mengembangkan potensi daerah di Jember, Bondowoso, dan Situbondo sebagai kawasan strategis yang manfaatnya menjangkau lebih luas.
"Semoga setelah penandatanganan ini kita dapat segera menyusun naskah akademik dan konsep kerja sama tiga daerah ini berbasis aglomerasi," kata Ra Hamid, sapaan akrabnya.
Senada, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menambahkan bahwa kerja sama ini harus melahirkan ide-ide kreatif pengembangan potensi daerah.
"Komplet sudah ini, ada kiai, ada gus, dan saya sebagai santrinya. Bagi saya kesepakatan ini harus memunculkan ide-ide kreatif bagi tiga kabupaten ini, semua ini karena cinta, semoga semakin berkah dan naik kelas," pungkas Bupati Rio. (mau/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh