Radar Jember - Di tengah kebijakan pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, Pemkab Jember memastikan akan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) demi membangun kemandirian fiskal daerah.
Hal itu diutarakan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
Ia menilai, optimalisasi PAD menjadi cara yang efektif menaikkan pendapatan tanpa harus melalui jalan pintas seperti menaikkan pajak.
"Tentu PAD kita optimalkan, terutama soal kebocoran-kebocoran pajak ini, jadi ga perlu menaikkan pajak," tegas Gus Fawait, sapaan akrab dia, ditemui seusai meresmikan salah satu SPPG di Desa Wonoasri, Tempurejo, akhir September lalu.
Menurutnya, kebocoran PAD yang selama ini terjadi menjadi salah satu fokus perhatiannya.
Ia menyatakan akan melakukan langkah-langkah konkret untuk menutup celah kebocoran PAD dari sektor pajak ini.
"Gak perlu menaikkan pajak. Kebocoran ini memang harus kita antisipasi dan harus kita tambal," jelasnya.
Lebih lanjut, Gus Fawait meyakini, PAD Jember dari sektor pajak saja cukup besar.
Itu pun jika tidak ada kebocoran di sana-sini.
"Seandainya pajak kita ga bocor, insyaallah PAD-nya kita juga akan baik, makanya sektor pajak ini memang krusial, karena itu kebocorannya harus kita tutupi," pungkas mantan anggota DPRD Jatim ini. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh