Radar Jember - Pemkab Jember mengambil langkah strategis untuk memaksimalkan keberadaan Bandara Notohadinegoro pasca membuka rute penerbangan langsung Jember-Jakarta, sejak beberapa pekan lalu.
Langkah ini ditandai, salah satunya, dengan lawatan Bupati Jember Muhammad Fawait ke Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), di Jakarta (8/10).
"Langkah strategis ini menjadi bagian penting dalam membuka konektivitas udara yang akan memperkuat sektor pariwisata, pendidikan, dan ekonomi Jember di masa depan," kata Bupati Fawait, dalam keterangan resminya, kemarin (9/10).
Pembukaan rute ke pusat pertumbuhan ekonomi nasional Jakarta itu tidak sekedar menghadirkan moda transportasi yang cepat dan efisien.
Namun, juga diyakini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan.
Dalam kesempatan lain, Gus Fawait, juga merancang pengembangan bandara kebanggaan warga Jember ini bisa mencapai tingkat keterisian atau okupansi yang optimal.
Tidak hanya penyediaan shuttle bus yang kini telah berjalan, namun juga menggencarkan branding dan promosi, hingga penyiapan infrastruktur pendukung.
Seperti perpanjangan run way hingga rencana menggandeng perusahaan terkemuka di bidang kedirgantaraan.
"Semua upaya ini terus kami ikhtiarkan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan investasi di Jember. Sehingga tujuan akhirnya adalah pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat Jember," pungkas Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh