Radar Jember - Pemkab Jember mengambil langkah besar untuk menyejahterakan ribuan nelayan di daerahnya melalui fasilitasi perizinan kapal gratis.
Program ini memfasilitasi sekitar 8.000 kapal nelayan, baik besar maupun kecil, yang selama ini belum memiliki izin resmi.
Dari perizinan tersebut, selanjutnya kapal nelayan bisa mengakses bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sekaligus memberikan jaminan hukum.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan program ini lahir dari keprihatinannya atas kasus yang kerap menyeret nelayan lantaran terlibat menyelewengkan BBM bersubsidi.
"Ini bentuk keberpihakan kami agar para nelayan bisa melaut dengan tenang. Selama ini mereka kesulitan dan bahkan berhadapan dengan hukum karena tidak punya izin saat membeli BBM bersubsidi," katanya, saat menyampaikan progres kinerjanya, (29/9).
Data dari Pemkab Jember menunjukkan, ada sekitar 4.176 kapal besar dan 3.000 kapal kecil hingga menengah di Jember belum memiliki izin.
Untuk mempercepat proses ini, Pemkab Jember membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang akan bekerja memastikan sekitar 7.000-8.000 kapal nelayan yang tak berizin bisa segera mendapatkan surat resmi.
"Dengan adanya izin ini, mereka bisa melaut dengan aman dan tenang, tidak lagi dihantui rasa khawatir. Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan kesejahteraan nelayan dan mendorong sektor perikanan Jember semakin maju," tutup Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh