Radar Jember - Komitmen mendekatkan pelayanan ke masyarakat, terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Salah satunya Melalui Program Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku).
Selama dua hari satu malam, Bupati Jember Muhammad Fawait memboyong seluruh pimpinan OPD, beserta badan dan lembaga di lingkungan Pemkab Jember, untuk turun langsung.
Tak sekedar mendekatkan pelayanan, namun juga menyerap aspirasi masyarakat.
Bahkan Ketua Tim Penggerak PKK Jember Ning Ghyta Eka Puspita juga turun memboyong anggotanya, dengan beragam program dan kegiatan.
"Kami turun dengan pasukan full, membawa seluruh OPD, ini bukan lucu-lucuan bapak/ibu. Ini bentuk keseriusan kami," kata Bupati Fawait kepada ketua RT/RW dan kepala desa, saat Bunga Desaku jilid 4, di Puncak Rembangan, Arjasa, (29-30/8).
Rangkaian agenda Bunga Desaku berjalan maraton.
Mulai dari penyaluran bantuan, tinjau puskesmas, silaturahmi dengan guru ngaji, eksplorasi wisata, sosialisasi program, audiensi, dan belasan lainnya.
Gus Fawait, sapaan akrabnya, menyampaikan Bunga Desaku jilid 4 Arjasa merupakan lanjutan dari program serupa sebelumnya yang dihelat perdana di Tanggul, lalu Silo, Ambulu, dan teranyar di Arjasa.
Ia meyakinkan, selama enam bulan terakhir kepemimpinannya bersama Wabup Djoko Susanto ini, Jember melakukan banyak gebrakan untuk mengatasi beragam masalah krusial.
Karena itu, ia memastikan Bunga Desaku selanjutnya akan kembali dihelat.
"Karena Jember memiliki banyak persoalan serius, dan ini bagian dari ikhtiar kami, keseriusan kami, untuk membawa Jember baru Jember maju," imbuh Gus Fawait. (mau/nur)
Bunga Desaku Jilid 4 Arjasa (29-30/8):
- Sosialisasi pencegahan pernikahan dini
- Penyerahan sertifikat halal
- Mengunjungi kerajinan rumahan
- Tinjau pelayanan puskesmas
- Audiensi RT/RW dan kades
- Eksplorasi Rembangan
- Penghijauan di KL Nature Park
- Gerakan pangan murah
- Bazar dan Pasar murah
- Silaturahmi dengan guru ngaji
- Festival kopi
- Layanan adminduk
- Penyerahan bantuan
- Cek kesehatan gratis
- Eksplorasi BUMDes
- Apel Sholawat Kebangsaan
- Dan lainnya.
Editor : Imron Hidayatullahh