Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait meminta para anggota Kwarcab Gerakan Pramuka Jember tidak sekadar menjadi wadah perkumpulan dan pengabdian.
Namun, juga konkret mendukung beberapa program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Menurut dia, presiden hari ini menaruh atensi yang cukup tinggi terhadap isu-isu kesehatan masyarakat.
Salah satu yang krusial yakni soal penanganan tuberkulosis (TB).
"Saya ingin Pramuka Jember jangan sekadar jadi organisasi formalitas, harus punya andil konkret dan jelas," serunya, saat memberi paparan pelantikan Kwarcab Pramuka, di pendapa bupati (11/8).
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menilai kontribusi itu bisa berupa peran Pramuka mendorong terwujudnya Jember maju.
Salah satu indikatornya yakni mayoritas masyarakatnya sejahtera, ditandai dengan penurunan tingkat kemiskinannya di bawah rata-rata.
Ia juga menyampaikan, salah satu program Pramuka Jember di bidang kesehatan sudah cukup bagus.
Yakni berupa sampling di dua kecamatan di Jember untuk penanganan dampak kemiskinan yang salah satunya TB.
"Tidak perlu bikin program yang muluk-muluk melangit, teorinya bagus, tapi di buminya tidak mengakar," jelas Gus Fawait, sapaan akrabnya.
Ia juga menyebut, Presiden Prabowo telah menargetkan Indonesia zero TB, dalam lima tahun ke depan.
Oleh karena itu, ia mengharapkan upaya itu juga didukung Pramuka dengan kontribusi konkret.
"Jadi kalau ditanya Pramuka sudah ngapain? Pengentasan dampak kemiskinan, mendukung program presiden, zero TB kita buktikan. Insyaallah Pramuka Jember bisa harum di provinsi, bahkan nasional," pungkas Gus Fawait. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh