Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tumbuhkan Semangat 45 Membangun Jember, Teguhkan Komitmen Tangani Kemiskinan, Bupati Fawait Pastikan akan Terus Bersinergi

Maulana RJ • Senin, 4 Agustus 2025 | 15:11 WIB

 

SEMANGAT 45: Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di sela-sela penyerahan bantuan sosial, bersama jajaran, di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Jumat (31/7).
SEMANGAT 45: Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di sela-sela penyerahan bantuan sosial, bersama jajaran, di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Jumat (31/7).

PATRANG, Radar Jember - Momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 sudah di depan mata, pada 17 Agustus 2025 mendatang.

Seluruh elemen menyambutnya dengan suka cita.

Termasuk pemerintahan dan elemen masyarakat.

Hal itu tersaji saat lawatan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, ke Pendopo Wahyawibawagraha Jember (31/7), yang diikuti dengan penyerahan beragam bantuan sosial kepada masyarakat dan kelompok prioritas penerima bansos.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Muhammad Fawait, mengapresiasi upaya pemprov dan pemerintah pusat yang telah mendukung upaya Jember bisa keluar dari krisis BBM dan turut serta dalam penanganan kemiskinan.

Ia menegaskan pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa kolaborasi dengan pemerintahan di atasnya, termasuk dukungan dan peran dari masyarakat.

"Ini adalah momentum yang sangat baik untuk kita memperkuat sinergi dalam mengatasi persoalan-persoalan di Jember yang salah satunya kemiskinan. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ibu gubernur, dan seluruh masyarakat," kata Gus Fawait, saat memberi paparan.

Dia menegaskan pengentasan kemiskinan menjadi komitmen pemerintah hari ini. Karena itu, tidak ada alasan baginya untuk tidak bersinergi.

"Pemprov, ibu gubernur juga menyampaikan komitmennya untuk mengatasi kemiskinan ini, maka tidak ada alasan bagi kami untuk tidak bersinergi," tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menegaskan penanganan kemiskinan tidak terlepas dari peran pendamping sosial yang disebutnya harus berada di garda terdepan.

Ia meyakinkan dengan berkolaborasi, perputaran perekonomian Jember bisa terus tumbuh, meski di tengah situasi sulit seperti krisis BBM kemarin.

"Mudah-mudahan ini bisa terus diberikan kelancaran, supaya pergerakan ekonomi bisa kembali seperti semula," imbuhnya. (mau/nur)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #khofifah indar parawansa #Gus Fawait