Radar Jember - Keterbatasan anggaran saat memasuki Perubahan APBD 2025 kali ini memaksa pemerintah daerah memastikan semua program kebutuhan pembangunan terakomodasi.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, beberapa program pemerintah daerah hari ini terus disinergikan dengan pemerintah pusat.
Terlebih, meski Silpa APBD 2025 cukup besar, namun sebagian besar telah ada peruntukannya.
"Alhamdulillah, KUAPPAS sudah disepakati bersama. Jadi, APBD 2026 bisa segera ditetapkan, insyaallah, dan bisa menyesuaikan dengan RPJMD yang baru dan RPJMN pusat," katanya, seusai menghadiri rapat paripurna DPRD Jember, kemarin (17/7/2025).
Selain soal kemiskinan, Bupati Fawait juga memastikan beberapa program di bidang infrastruktur juga dipastikan terakomodasi.
"Dan ini juga, hasil kunjungan kami beberapa hari di Jakarta kemarin. Insyaallah juga tahun 2026 akan dilakukan banyak perbaikan jalan rusak," tambah dia.
Pada rapat paripurna sebelumnya, Bupati Fawait juga mengatakan bahwa seluruh visi/misi program pemerintahan hari ini akan efektif dijalankan saat berjalannya APBD murni.
"Seluruh yang mewakili visi misi kami akan bisa dilakukan saat APBD tahun 2026, karena di sana ruang fiskal lebih lega," imbuh Gus Fawait, sapaan akrabnya. (mau/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh