Radar Jember - Di sela-sela kesibukannya bertemu dengan masyarakat dan menyosialisasikan program-program pemerintah daerah, Bupati Jember Muhammad Fawait menyempatkan waktu mengkampanyekan gerakan peduli lingkungan atau cinta lingkungan.
Hal itu ia contohkan saat melangsungkan giat Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku) Jilid II, yang diawali di Desa Sempolan, Kecamatan Silo, Jember, pekan kemarin.
Di sela-sela giat yang berlangsung selama dua hari satu malam itu, ia menyempatkan waktu menebar ribuan benih ikan tawes dan ikan lokal, di salah satu sungai desa setempat.
"Di sela-sela kesibukan, tentu kita tidak boleh lupa terhadap bagaimana keseimbangan alam," katanya.
Gus Fawait, sapaan akrab dia, menilai keberadaan sungai mengingatkan dirinya sewaktu masih kecil yang suka ke sungai-sungai pedesaan untuk mencari ikan.
"Zaman saya dulu, saya suka cari ikan di sungai-sungai. Perkembangan sekarang ikan-ikan itu berkurang. Secara simbolis kami mengupayakan agar pemkab dan jajarannya mengawali lagi untuk menjaga keseimbangan alam dengan menebar benih ikan," katanya.
Meski secara simbolis, tebar benih ikan itu sekaligus menandai gerakan peduli lingkungan yang diinisiasi pemerintah daerah yang saat itu juga diikuti oleh seluruh jajaran.
"Mudah-mudahan gerakan ini berkontribusi untuk menjaga keseimbangan alam, terutama di sungai-sungai kita di Jember," pungkas Presiden Laskar Sholawat Nusantara itu. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh