Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Jember Gus Fawait ke Amerika, Wabup Djoko Mengaku Tak Diberitahu Bupati Hingga Sekda? Sebut Ojo Karepe Dewe

M. Ainul Budi • Jumat, 13 Juni 2025 | 01:01 WIB
Wakil Bupati Jember Djoko Susanto, saat dikonfirmasi awak media di Kantor Pemkab Jember, terkait kunjungan Bupati Fawait ke luar negeri, Rabu (12/6).  (Foto Djoko)
Wakil Bupati Jember Djoko Susanto, saat dikonfirmasi awak media di Kantor Pemkab Jember, terkait kunjungan Bupati Fawait ke luar negeri, Rabu (12/6). (Foto Djoko)

KALIWATESRadar Jember - Lawatan Bupati Jember Muhammad Fawait ke Amerika Serikat, memantik beragam dinamika yang terjadi di pemerintahan Jember.

Wakil Bupati Jember Djoko Susanto, buka suara terkait keperluan bupati Fawait ke negeri Paman Sam itu.

Ia mengaku mengetahuinya melalui berita media massa.

“Baik itu dari bupati sendiri, dari sekda, tidak ada pemberitahuan kepada saya, kalau bupati sedang bepergian ke luar negeri,” katanya, kepada wartawan, di Kantor Pemkab Jember (11/6).

Djoko menilai, konstitusi telah mengatur jika kekosongan pemerintahan itu harus tetap berjalan sebagaimana ketentuan perundang-undangan.

Jika kekosongan itu memedomani perundang-undangan, kata dia, maka wakil bupati akan sementara menggantikan posisi bupati sebagai pelaksana harian atau Plh bupati.

“Tentu secara otomatis saya menjalankan fungsi selaku pimpinan pemerintahan ini. Problemnya atas pertanyaan ini, saya tidak bisa berkomentar, karena tidak diberitahukan secara layak,” ketus Djoko.

Djoko sempat meminta penjelasan melalui melalui Pj. Sekda Jember Jupriono dan inspektorat Pemkab Jember, Rabu (11/6). Namun ia tidak mendapatkan jawaban yang pas lantaran keduanya sedang berada di luar kota.

”Kalau memang betul bupati di luar negeri, mereka (sekda dan inspektur) ke luar kota ini atas perintah siapa dan atas izin siapa?" tanya Djoko, heran.

“Hal-hal yang menyedihkan, seharusnya tidak terjadi hal-hal seperti ini,” imbuh dia.

Djoko kemudian menyerukan agar pemerintahan Jember tetap berjalan sebagaimana ketentuan undang-undang.

Ojo gawe karepe dewe, kabeh. Semua ada aturan mainnya, mari kita bekerja sesuai aturan yang ada,” tambah mantan kepala BPN Jember ini.

Sebelumnya dikabarkan, Bupati Fawait ke Amerika Serikat untuk mempresentasikan paper internasional, di Virginia Tech Research Center, Arlington, Virginia, USA, terhitung pada 8 - 15 Juni 2025.

Selama sepekan di USA, bupati Fawait tidak hanya mengurus keperluan studi doktoralnya di bidang ekonomi di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, ia mengaku juga melakukan penjajakan untuk kopi dan tembakau cerutu Jember bisa go internasional.

“Walaupun ini agenda pribadi insya Allah bupati Jember akan mengunjungi beberapa tempat untuk melihat peluang produk Jember seperti cerutu dan kopi serta produk lainnya," jelas Gus Fawait, sapaan akrabnya.

Keberangkatan Bupati Fawait ke USA itu terlampir dalam surat persetujuan yang dikeluarkan Kemendagri, diteken oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, pada 22 Mei 2020.

"Selama Bupati Jember melaksanakan kegiatan dimaksud, pelaksanaan tugas dan wewenang sehari-hari didelegasikan kepada pejabat sesuai dengan peraturan perundang-undangan, selanjutnya pejabat dimaksud tetap berkoordinasi dan bertanggung jawab kepada kepala daerah," bebernya.

"Setelah selesai melaksanakan izin ke luar negeri dengan alasan penting, agar segera akot kembali dalam tugas secara tepat waktu," bunyi petikan surat persetujuan yang diteken Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir. (mau)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #djoko #Wabup #Gus Fawait