Radar Jember – Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember yang telah diluncurkan sejak April 2025.
Bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP Jember.
Untuk menyukseskan program UHC Prioritas ini, Pemkab Jember mengalokasikan anggaran hampir Rp 300 miliar, agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan gratis di seluruh fasilitas kesehatan yang tersedia.
Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, ia memprioritaskan layanan kesehatan agar dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk warga kurang mampu.
"Kami ingin setiap masyarakat bisa mendapatkan pengobatan gratis, tanpa ada kendala-kendala, karena itu sejak awal kami dorong UHC ini," katanya dalam kesempatan bertemu masyarakat, belum lama ini (5/6/2025).
Menurut data BPJS Kesehatan, dari total 2,6 juta jiwa penduduk Jember, sebanyak 2.579.623 jiwa atau 98,61 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan tingkat keaktifan mencapai 81,72 persen.
Baca Juga: Odong-Odong Pengangkut Siswa TK Terguling di Gumukmas Jember, Penumpang Histeris hingga Terlempar
Angka tersebut telah melampaui syarat minimal yang ditetapkan, yakni sekitar 75–80 persen.
Agar pelaksanaan UHC Prioritas tetap optimal, Gus Fawait juga meminta masyarakat untuk turut mengawasi jalannya program ini.
Ia bahkan mengimbau warga untuk melaporkan secara langsung apabila mengalami kendala atau hambatan dalam mengakses layanan kesehatan gratis.
"Kami tidak ingin lagi ada kabar masyarakat Jember kesulitan berobat. Kalau ada masyarakat kesulitan mengakses UHC, maka laporkan ke kami. Melalui saluran Wadul Guse," pinta Gus Fawait, sapaan akrabnya. (mau)
Editor : Imron Hidayatullahh