Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Jember Gus Fawait Ngaku Harus Ngamen Demi Pembangunan Infrastruktur Jember Dibiayai APBN dan Provinsi

Maulana RJ • Senin, 9 Juni 2025 | 03:00 WIB
Bupati Fawait saat menyampaikan oleh-oleh yang diperolehnya dari hasil ngamen ke sejumlah kementerian di Jakarta. (Maulana/JPRJ)
Bupati Fawait saat menyampaikan oleh-oleh yang diperolehnya dari hasil ngamen ke sejumlah kementerian di Jakarta. (Maulana/JPRJ)

TEMPUREJO, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait, diketahui rajin melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian, BUMN, hingga elit-elit pimpinan partai politik, di Jakarta, sejak beberapa hari terakhir.

Dalam lawatannya itu, ia tidak sekedar silaturahim, namun juga menyodorkan proposal program pembangunan ke pusat agar mau mengucurkan APBN-nya untuk membantu pembangunan Jember. Khususnya di bidang infrastruktur.

"Kami memang sering ke Jakarta, ngapain? Kami ngamen, bapak ibu. Ketemu di kementerian ini, kementerian itu," akunya, saat bertemu warga, di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Tempurejo, Jember (5/6/2025).

Ia menilai, membangun Jember tidak cukup dengan APBD Jember yang terbatas sekitar Rp 4,2 triliunan.

Terlebih, Jember memiliki permasalahan akut yang belum tertangani dengan baik yakni kemiskinan, tersebar di pelosok, pinggir kebun, pantai, pinggir hutan PTPN, maupun hutan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB), Bandealit.

"Mau minta ke TNMB, minta ke PTPN, tidak punya anggaran penanganan kemiskinan, akhirnya bupatinya harus ngamen ke Jakarta," tambah dia.

Ia mencontohkan beberapa program hasil lobi-lobinya itu diantaranya, bantuan pembangunan di bidang infrastruktur berupa flyover atau underpass di Perempatan Mangli senilai ratusan miliar tahun 2026.

Lalu, bantuan pemasangan jaringan listrik oleh PLN di Bandealit senilai hampir Rp50 miliar, rencana bantuan 7.000 meteran listrik gratis, bantuan alat-alat kesehatan untuk RSD di Jember yang ditaksir Rp100 miliar, penambahan rumah sakit daerah, bantuan optimalisasi 6.000 hektare lahan pemda, bantuan alsintan, dan beberapa lainnya.

"Kalau ditotal ini semuanya, tiga bulan Jember dapat dana insya Allah sebanyak sekitar Rp1 Triliun untuk untuk tahun 2025 dan 2026, untuk Jember," urai dia. 

Tidak hanya dengan pemerintah pusat, pasangan Wabup Jember Djoko Susanto ini juga membeber hasil ngamennya, ke gubernur Jatim, untuk pembangunan jalan provinsi di Jember.

Ia menyebut, Jember akan kembali mendapat bantuan perbaikan jalan 5 kilometer tahun 2025 ini dan ditambah 10 kilometer di tahun 2026.

"Jadi anggaran semuanya ini tidak ujug-ujug jatuh dari atas bagai embun di pagi hari, karena itu saya bolak-balik ke Jakarta, kami ngamen, selama tiga bulan kemarin. Inilah sinergitas antara pemkab, dengan provinsi dengan pusat. Pokok membangun Jember harus bersama-sama," tutup dia.

Editor : M. Ainul Budi
#Pemkab Jember #Jember #ptpn #bandealit #APBD #APBN #TNMB #uhc #Gus Fawait