Respon Bupati Jember Gus Fawait Saat TP3D Dikritik, Tidak Dapat Bayaran Sik Dikritik
Maulana RJ• Senin, 9 Juni 2025 | 02:38 WIB
Bupati Gus Fawait sat ditemani oleh sejumlah Anggota Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember (Maulana/JPRJ)
SUMBERSARI, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait buka suara terkait kritikan yang tertuju kepada sejumlah program dan kebijakannya.
Ia mencontohkan terkait urusan layanan pengobatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC) Prioritas pemkab Jember, yang telah ia luncurkan. Menurutnya, UHC sudah ada cantolan hukumnya.
Tidak hanya UHC, Gus Fawait, sapaan akrabnya, juga membeberkan kritikan yang tertuju kepada tim khusus yang ia bentuk.
Yaitu Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember.
"UHC yang gratis untuk masyarakat, cantolannya ada, Undang-undang tentang JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) ada, sik dikritik. TP3D yang tidak dapat bayaran, sik dikritik," gerutunya, diselingi tawa, saat menyerahkan SK PPPK, di Pantai Watu Ulo, Ambulu (1/5/2025).
Menanggapi kritik itu, ia teringat dengan cerita dari kiainya tentang cerita anak bersama bapaknya membawa kuda yang berakhir tidak ditunggangi karena terlalu memperhatikan omongan atau kritikan dari orang lain.
"Kita pokok tidak salah kepada Allah, tidak salah kepada Tuhan, tidak salah kepada pemerintah dan Undang-undang, apapun kebijakan kita yang penting tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat, akan kami lakukan," paparnya.
Ia juga tegas menyampaikan tidak terlalu menanggapi kritik. "Kalau tetap dikritik, yah ga apa-apa lah. kita harus kerja, kerja, dan kerja. Kalau mau adu gagasan, lima tahun lagi nyalon bupati," sindirnya.
Sebagai informasi, bupati Fawait membentuk TP3D ini yang bertugas membantunya dalam menjalankan roda kepemimpinan sebagai orang nomor satu di Jember.
Komposisinya, TP3D Jember diketuai oleh Gogot Cahyo Baskoro. Gogot, sapaan akrabnya, bukan orang baru. Dia dulunya ketua tim pemenangan pasangan Muhammad Fawait – Djoko Susanto, saat Pilkada 2024.
Gogot sempat diperkenalkan secara terbuka oleh Gus Fawait, salah satunya dalam kesempatan memberikan pernyataan terbuka kepada awak media, (17/3) di DPRD Jember.
Selain Gogot, Sekretaris TP3D Jember, Dima Akhyar, juga bukanlah orang baru. Dima dulunya Sekretaris tim pemenangan pasangan Muhammad Fawait – Djoko Susanto, saat Pilkada 2024.
Selain Gogot dan Dima, komposisi TP3D Jember juga ada dua mantan anggota DPRD Jember, Evy Lestari dan Nyoman Aribowo. Lalu seorang advokat, Didik Muzanni, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Jember, Ulfa Elfiah, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Jember.
Dalam kesempatan lain, bupati Fawait memastikan bahwa pembentukan TP3D ini mempedomani ketentuan yang ada. Dia juga memastikan tidak akan melanggar hukum.
“Insya Allah tidak melanggar apapun, apalagi saya kadernya Pak Prabowo, tidak mungkin saya melanggar anjuran dari pemerintah pusat,” tegas mantan anggota DPRD Jatim ini.