Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

SPMB Gratis! Laporkan jika Temukan Ada Pungutan, Bupati Jember Gus Fawait Cegah dengan Terbitkan SE

Maulana RJ • Rabu, 28 Mei 2025 | 13:30 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama istrinya menemani anak-anak SD di kaki Pegunungan Argopuro, sekitar Kantor PTPN XII, Perkebunan Zeelandia, Desa Kramat Sukoharjo, Tanggul, Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait bersama istrinya menemani anak-anak SD di kaki Pegunungan Argopuro, sekitar Kantor PTPN XII, Perkebunan Zeelandia, Desa Kramat Sukoharjo, Tanggul, Jember.

Radar Jember – Pungutan liar dengan dalih pendaftaran ulang, uang gedung, atau penarikan uang jenis lain, dalam Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) selayaknya diberantas.

Apalagi, kampanye sekolah gratis sudah cukup lama digaungkan pemerintah.

Apabila ada sekolah yang melakukan ini, segera laporkan ke dinas atau pemkab Jember, berikut kepada polisi agar pelakunya ditangkap.

Penting diketahui, pendaftaran SPMB untuk SDN dan SMPN gratis.

Untuk itu, adanya penarikan uang di balik SPMB ini perlu diberantas, karena sekolah sudah gratis.

Terkecuali hal-hal yang menjadi kebutuhan dasar anak sekolah seperti seragam.

Komitmen pemerintah daerah dalam membantu penyediaan pendidikan yang merata untuk anak-anak perlahan mulai digencarkan.

Selain menjanjikan beasiswa, Pemkab Jember mengingatkan para kepala sekolah untuk tidak memonopoli proses penerimaan siswa baru di bawah Dinas Pendidikan Jember.

Maklumat itu ditegaskan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

Ia bahkan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

"SE ini menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB adalah gratis dan tanpa pungutan. Serta menerapkan seleksi secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan tanpa diskriminasi," tegasnya.

Gus Fawait juga meminta masyarakat untuk ikut mengawal proses SPMB dan mempersilakan mengadukan ke saluran Wadul Guse, jika didapati ada gelagat oknum-oknum yang ditengarai menerabas ketentuan SPMB tersebut.

"Ini bagian upaya memperbaiki pelayanan publik, dan kita lakukan secara masif. Maka, kami meminta kepada seluruh pihak untuk mengawasi SPMB yang kami pastikan secara objektif, berkeadilan, dan gratis," tambahnya.

SE itu diharapkan menghidupkan asa calon peserta didik untuk bisa mendapatkan hak pendidikannya secara layak.

Termasuk anak-anak yang berasal dari desa pedalaman dan pinggiran di Jember.

Dalam kesempatan lain, Gus Fawait menginginkan anak-anak yang tinggal di pelosok desa bisa mendapatkan hak pendidikan secara layak.

Seperti anak-anak yang tinggal di sekitar Perkebunan Zeelandia, Desa Kramat Sukoharjo, Tanggul.

"Apa pun cita-cita kalian, harus diiringi dengan belajar yang rajin. Pokoknya terus belajar, dan patuh sama bapak ibu gurunya," pinta Gus Fawait, saat menemani anak-anak bermain, di desa tersebut. (mau/c2/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Pemkab Jember #Jember #SPMB 2025 #Wadul Guse #Gus Fawait