KRAMAT SUKOHARJO, Radar Jember - Kabar bahagia untuk seluruh barista Jember, Pemkab Jember berencana membuat tongkrongan ngopi yang gayeng.
Hal ini disampaikan langsung Bupati Jember Muhammad Fawait saat mengunjungi
pelatihan barista, di Wisata Rengganis, Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, Jember, (24/5).
Gus Fawait menyebut, pesatnya pertumbuhan UMKM dan pelaku sektor informal di Jember, membuat pemerintah daerah hadir untuk menjembatani kebutuhannya. Seperti potensi olahan kopi yang digawangi oleh para barista ini.
Gus Fawait memastikan, dirinya akan mendukung penuh geliat para barista mempromosikan kopi Jember.
“Kita pasti akan bantu fasilitasi pelatihan seperti ini, agar muncul barista-barista baru,” katanya.
Salah satu yang direncanakannya ialah membuat wisata food street di dua lokasi sekaligus.
Pertama di sekitar Alun-Alun Jember, tepatnya di Jalan Kartini, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.
Kedua, wisata food street itu berada di sekitar Stadion Jember Sport Garden (JSG) Ajung, pada tahun 2026 nanti.
“Kalau di dua tempat ini sudah terbentuk, bisa jadi pilot project untuk tempat food street yang lain," katanya.
Dalam pelatihan barista kopi itu, Gus Fawait mencicipi sejumlah racikan kopi dari para barista.
Mulai dari jenis robusta, arabika hingga liberika. Semua jenis kopi ini berasal dari dataran pegunungan di Jember.
Dia bahkan menegaskan, Jember adalah surga kopi Indonesia.
"Kalau mau nyari tempat ngopi, tidak usah jauh-jauh, cukup di Jember saja. Seperti di Gelora Bung Karno Jakarta itu, di situ tempat olahraga, tetapi tempat ngopinya banyak. Nah kita pengen di JSG dan sekitar alun-alun nanti seperti itu,” katanya.
Kepada puluhan barista saat itu, Gus Fawait juga mendorong mereka agar terus meningkatkan skill dalam meracik kopi.
“Kami akan terus dukung. Panjenengan tidak usah khawatir, siapa yang punya kemampuan, pasti tidak akan kalah di jangka panjang, jangka pendek boleh lah dia belum menang. Jadi barista jangan nanggung, dan terus belajar sama ahlinya,” imbuh Gus Fawait. (mau/kin)