TANGGUL, Radar Jember – Ada hal yang tidak biasa dilakukan oleh seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Jember.
Baru-baru ini, Bupati Jember Muhammad Fawait memboyong seluruh kepala OPD di bawah kepemimpinannya, turun ke salah satu desa di Jember barat, tepatnya di Desa Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, Jember, Jumat kemarin (23/5).
Selepas sholat Jumat, Gus Fawait, sapaan akrab dia, mengawali agendanya di Kecamatan Tanggul itu dengan menggelar apel sholawat kebangsaan dan penyerahan santunan anak yatim.
Ratusan masyarakat yang mayoritas emak-emak tumpah saat itu. Silih berganti mereka menyalami Gus Fawait, yang ditemani istrinya, serta seluruh kepala OPD.
Baca Juga: Bupati Gus Fawait Ungkap Alasan Belum Gerakkan Gerbong Mutasi Pejabat di Lingkungan Pemkab Jember
Menjelang petang, ia menggeser rombongan menuju sekitar ruas Jalan Patemon, Kramat Sukoharjo, Tanggul, untuk melihat langsung Tim URC Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember, saat proses penambalan jalan.
Di sela-sela itu, Gus Fawait mengaku kedatangannya ini bagian dari merealisasikan program desanya, yakni Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desaku).
“Alhamdulillah kami hari ini merealisasikan Bunga Desaku, untuk semakin mendekatkan pemimpin dengan masyarakatnya, kami datang tidak sekedar seremonial datang, kami menghadirkan banyak pelayanan yang bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” katanya, kepada wartawan, di sela-sela giat mengunjungi industri pembuatan kerai bambu dan spring bed, di Desa Kramat Sukoharjo, petang itu.
Tak terhenti di situ, pada malam harinya, Gus Fawait kembali menggeser rombongannya menuju ke sekitar kantor PTPN XII, Perkebunan Zeelandia, Desa Kramat Sukoharjo, Tanggul. Dia bermalam dan tidur di sana.
Tak ingin merepotkan pemerintahan setempat, Gus Fawait bahkan membawa sendiri tenda-tenda dan sejumlah perlengkapan yang digunakan oleh seluruh OPD. “Kami tidak ingin merepotkan, jadi kami bawa sendiri,” katanya.
Baca Juga: 228 CPNS Baru Terima SK dari Bupati Jember Gus Fawait, Buku Rekening Gaji pun Langsung Ready
Saat malam itu, Gus Fawait bersama seluruh OPD, kongkow-kongkow bareng warga setempat. Tokoh masyarakat dan para kepala desa dari se-Kecamatan Tanggul juga hadir di lokasi. “Kami hadir ingin mendekatkan pemimpinnya kepada masyarakatnya,” tambah Gus Fawait.
Berjalannya program Bunga Desaku di hari pertama itu memang cukup padat. Bupati bersama rombongan OPD banyak mengunjungi sejumlah tempat.
Rombongan sampai menggunakan sepeda motor untuk memudahkan mobilitasnya di desa yang masih di kaki Pegunungan Argopuro itu. Termasuk Gus Fawait sendiri, yang beberapa kali terpantau membonceng istrinya, Ning Ghyta Eka.
Memasuki hari kedua Bunga Desaku, Gus Fawait mengawali kegiatannya dengan tanam pohon sebagai simbol menumbuhkan budaya baru cinta lingkungan, sekaligus upaya mereboisasi lahan-lahan kritis sumber resapan air.
Kemudian, ia mengunjungi kantor desa setempat mengecek layanan perizinan usaha, pelayanan adminduk, layanan untuk untuk ibu-ibu hamil, yang dibawanya ke desa tersebut.
Beranjak siang, ia mengunjungi SDN Kramat Sukoharjo 01. Di sana ia bertemu dengan para murid dan guru.
“Siapa yang pengen jadi dokter? Siapa yang pengen jadi bupati?” tanya Gus Fawait, diikuti riuh suara murid di sekolah itu. Gus Fawait bahkan menyempatkan diri mengajar di dua kelas, meski tidak sampai butuh waktu lama.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Beberkan Hasil Kunjungan ke Berbagai Kementerian, Apa Saja Hasilnya?
Ia juga memberikan banyak tebak-tebakan ke anak-anak. “Anak-anak kita pintar, ini bukti bahwa pendidikan, baik di kota, di desa-desa maupun di pesantren, tidak jauh berbeda. Buktinya, tadi saya tanya siapa nama presiden Indonesia, semua tau, saya tanyak doa-doa harian, mereka juga tau,” beber Gus Fawait.
Sepanjang perjalanan mengunjungi satu tempat ke tempat lainnya, ia selalu menyempatkan diri menyapa masyarakat.
Kemudian, wisata Rengganis Tanggul dan SMPN 2 Tanggul, menjadi lokasi terakhir yang dikunjunginya. Ia berharap kehadirannya menyertakan rombongan seluruh kepala OPD ini dapat semakin mendekatkan pemerintah dan masyarakatnya.
“Sampai ketemu nanti di Bunga Desaku kedua, insya Allah di Sumberjambe,” tutup Gus Fawait.
Baca Juga: Perdana! Bupati Jember Gus Fawait Realisasikan Bunga Desaku, Dekatkan Pelayanan ke Warga Tanggul
Editor : Nur Hariri