SUMBERSARI, Radar Jember - Kabupaten Jember menyuguhkan berbagai aktivitas perekonomian yang beragam.
Potensi itu rupanya telah terpantau oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.
Ia melihat ada peluang besar menggerakkan perekonomian kawasan kota supaya lebih merata.
Salah satunya dengan membuat pusat-pusat perputaran perekonomian baru.
Hal itu ia tegaskan saat menyampaikan progres kinerjanya, beberapa pekan lalu (7/5), dan meyakinkan bahwa Jember memiliki segudang potensi wisata.
Tidak hanya wisata alamnya, di pegunungan maupun pantai, namun juga potensi wisata kuliner pinggir jalan (street food) kota.
"Kita memiliki potensi wisata kota. Insyaallah nanti kami akan publikasi. Rencana pembangunan street food untuk memunculkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan jadi pusat-pusat keramaian baru," jelasnya.
Gus Fawait menegaskan, pengembangan pariwisata akan terus digalakkan pemda.
Selain mengaktifkan kembali Bandara Notohadinegoro, ia membeberkan bahwa pekan-pekan ini salah satu maskapai akan ke Jember untuk menindaklanjuti reaktivasi itu.
Bahkan, lanjut dia, beberapa pekan lalu Pendapa Wahyawibawagraha menyambut kunjungan para agensi pariwisata asal 20 provinsi se-Indonesia dan mancanegara.
"Itu bagian ikhtiar kami, membangun kepercayaan pihak terkait, meyakinkan mereka bahwa wisata Jember ini akan digarap serius," jelasnya.
Lebih lanjut, pasangan Wabup Djoko Susanto ini menilai kemajuan suatu daerah, salah satunya ditandai dengan pariwisatanya yang maju.
Oleh karena itu, membuka pusat-pusat keramaian baru diyakini efektif.
Sebab, tak hanya untuk perputaran ekonomi, tapi juga pengentasan kemiskinan.
"Dengan adanya pusat keramaian baru, perputaran ekonomi di daerah-daerah yang dimunculkan pusat keramaian bisa berputar secara maksimal. Harapannya membuka lapangan pekerjaan dan ujungnya tentu menekan kemiskinan," papar bupati yang telah menuntaskan pendidikan magister ekonomi itu. (mau/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh