Radar Jember - Keinginan pemerintah untuk bisa swasembada pangan dengan menggenjot sektor pertanian mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengaku, demi mendukung program pemerintah pusat itu, ia telah menyiapkan sejumlah langkah.
Tidak hanya memastikan ketersediaan pupuk subsidi memadai, tapi juga menggandeng kalangan profesional.
"Lahan pertanian kita (Jember, Red) menjadi salah satu yang terluas di Jawa Timur, tentu ini potensi. Karena itu, ke depan kami akan menggandeng akademisi-akademisi pertanian dari sejumlah perguruan tinggi," ungkap Gus Fawait, belum lama ini.
Menurut dia, peran akademisi nanti akan cukup penting, membantu pemerintah memetakan titik atau lahan mana saja di Jember yang cocok untuk komoditas tertentu.
Agar komoditas tersebut menjadi varietas unggul.
Meski Jember sudah memiliki komoditas terkenal seperti tembakau, cerutu, kedelai edamame, kopi, kakao, dan lainnya.
Namun, para akademisi ini nanti juga diharapkan membuat terobosan untuk peningkatan sektor pertanian.
"Kami ingin Jember tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil pertanian, tetapi juga sebagai pusat inovasi dalam bidang pertanian," harapnya.
Sebagai informasi, kerja sama untuk pengembangan pertanian itu telah dimulai Gus Fawait saat dirinya mengunjungi School of Business IPB University, di Bogor, Sabtu (10/5/2025).
Dalam lawatannya itu, ia mengharapkan ada kerja sama dalam sejumlah program strategis.
Salah satunya untuk pengembangan sektor pertanian. (mau/c2/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh