SUMBERSARI, Radar Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto membuka dan memimpin secara resmi kegiatan pembentukan dan pelatihan Kader Bela Negara (KBN) Jember di lapangan tembak Secaba Rindam V Brawijaya, Jumat (13/9) sore.
Acara itu diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMA/SMK/MA se-Jember sebagai penguat jiwa nasionalisme yang dimiliki.
Mengingat guncangan ketidakpastian global banyak menerpa generasi muda melalui teknologi digital.
Dalam sambutannya Bupati Hendy mengatakan, pelatihan KBN ini sangat penting diterapkan dalam jiwa generasi muda.
Sebab, perubahan lingkungan akibat globalisasi dan arus informasi telah berdampak luas terhadap dinamika kehidupan sosial masyarakat.
"Mudahnya dalam mengakses informasi perlu dikuatkan dengan jiwa nasionalisme yang besar," terangnya.
Melalui kegiatan itu, para kader KBN juga harus mampu menjadi anak bangsa yang cinta dan rela berjuang untuk Indonesia.
Salah satunya dengan mempraktikkan wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, ilmu kenegaraan yang telah didapat di pelatihan KBN itu diharapkan bisa disalurkan kepada orang di sekitarnya.
Cinta terhadap tanah air, rela berkorban, dan yakin akan ideologi Pancasila demi keberlangsungan kehidupan bernegara.
“Kami tekankan cinta pada bangsa ini. Hal itu wajib dilakukan segenap warga Indonesia,” imbuhnya.
Era globalisasi dan reformasi, lanjut Bupati Hendy, telah membawa perubahan terhadap sendi kehidupan bermasyarakat yang mengakibatkan lunturnya semangat bela negara dalam diri generasi muda.
Tantangan bangsa selalu diwarnai perkembangan informasi yang masuk sangat mudah dan tanpa penyaringan sebagai hasil perkembangan teknologi informasi.
Untuk mencermati hal itu, Pemkab Jember mengambil langkah konkret dalam menumbuhkan kembali pemahaman tentang kondisi saat ini. khususnya kepada kaum milenial. (qal/c2/bud)
Editor : Radar Digital