JEMBER, RADARJEMBER.COM– Setelah melewati proses yang cukup panjang, kini beasiswa Pemkab Jember akan segera dicairkan. Bahkan, jumlah kuota tambahan beasiswa tahun ini cukup banyak.
Dengan total penerima sudah mencapai 28.197 ribu orang. Jumlah tersebut dinilai sudah mengaver biaya pendidikan sebagian besar warga kurang mampu. Termasuk pelajar berprestasi di Kota Suwar-Suwir.
Bupati Jember Hendy Siswanto menjelaskan, tahun ini kuota beasiswa sudah ada sekitar 5.500 calon penerima.
Segala pemberkasan mereka juga sudah selesai diverifikasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI.
“Dalam waktu dekat beasiswa sudah mulai bisa dicairkan,” jelasnya.
Adanya beasiswa untuk mahasiswa, tambahnya, adalah bentuk kepedulian Pemkab Jember kepada seluruh warga Jember terkait jaminan pendidikan.
Khususnya terhadap warga yang kurang mampu. “Kami sebagai pemerintah daerah juga memikirkan semua hal. Termasuk tentang pendidikan warga Jember,” ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Hadi Mulyono menegaskan bahwa beasiswa Pemkab Jember akan segera dicairkan.
Sebab, seluruh kelengkapan dokumen calon penerima sudah melewati berbagai tahapan seleksi. Salah satunya yakni verifikasi faktual.
“Beasiswa Pemkab Jember pada 2024 ini sudah selesai proses kelengkapan dokumen," katanya.
Tahapan verifikasi faktual yang dilakukan pertama yakni memastikan penerima masih berdomisili di Jember. Data konkret pada verifikasi tersebut didapat dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember.
Kedua, data para penerima ini juga diajukan ke kementerian. Apakah yang bersangkutan masih berhak atau tidak menerima beasiswa lain.
Sesuai dengan peraturan bupati (perbup), mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa Pemkab Jember adalah mereka yang tidak mendapatkan beasiswa dari mana pun.
Pihaknya memastikan hal tersebut melalui Kemendikbudristek.
Tercatat ada sekitar 5.500 ribu calon penerima beasiswa Pemkab Jember tahun ini.
Ribuan mahasiswa ini merupakan penerima beasiswa yang mendaftar pada 2021, 2022, 2023, dan masih kuliah hingga saat ini.
“Sementara itu, untuk mahasiswa baru menunggu proses pencairan beasiswa tahap ini selesai,” pungkasnya. (qal/c2/dwi)
Editor : Alvioniza