KEPATIHAN, Radar Jember - Menjelang musim kampanye, Bupati Jember Hendy Siswanto menilai saat ini suhu politik masih normal. Menurutnya, yang panas merupakan udaranya, tentunya karena fenomena El Nino. Ungkapan tersebut dikatakan Bupati Hendy memaknai perbedaan dengan keberkahan. Sehingga pesta demokrasi akan berjalan dengan indah.
Dalam mendukung kelancaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pemkab Jember memfasilitasi semua partai politik (parpol) dalam penyelenggaraan pemilu. Tentunya bertujuan untuk menyosialisasikan pemilu kepada warga Jember agar mereka menggunakan hak pilihnya. “Ini otomatis memberikan satu edukasi dan merasa memiliki negeri ini,” terang bupati.
Bupati Hendy mengungkapkan, ada 23 persen masyarakat pemilih yang belum mendapatkan sosialisasi mengenai pemilu. Rata-rata warga yang belum teredukasi berada di kawasan pinggiran kota Jember. Dengan begitu, bupati mempersilakan untuk menyampaikan visi dan misi yang dipegang oleh parpol.
Dengan langkah tersebut, Bupati Hendy berharap partisipasi pemilih di Jember bisa berada di atas 80 persen. Jika warga Jember menggunakan hak suaranya, itu juga akan membuktikan bahwa demokrasi yang ada di Jember baik. “Pemkab juga akan ikut bantu menyosialisasikan. Ini kesempatan baik. Masyarakat silakan pilih siapa pun. Semuanya baik,” imbuhnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Jember sudah memperbaiki sebagian besar infrastruktur jalan di sekitar tempat pemungutan suara, sehingga bisa diakses dengan lebih mudah. Karena itu, tidak ada alasan jalan rusak lagi ketika hendak nyoblos di tempat pemungutan suara (TPS).
Diketahui, KPU menyediakan 7.706 TPS untuk 1.972.216 orang pemilih di 248 desa dan kelurahan. Hal itu jelas memudahkan pemilih ke TPS dan tidak menghabiskan waktu untuk bekerja. “Kami berharap masyarakat Jember memilih semua,” pungkas orang nomor satu di Jember itu. (qal/c2/nur)
Editor : Radar Digital