KEPATIHAN, Radar Jember - Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di tingkat desa dan kelurahan terus menjadi perhatian Bupati Jember Hendy Siswanto. Sebab, salah satu pelayanan dasar bagi warga mengenai data kependudukan itu harus responsif. Layanan, sistem, fasilitas, sarana dan prasarana, hingga kemudahan bagi warga terus jadi perhatian.
Bupati Hendy mengakui bahwa pelayanan adminduk di sejumlah desa atau kelurahan belum prima 100 persen. Masih belum maksimal sepenuhnya. "Pemkab Jember berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memprioritaskan layanan adminduk di tingkat desa/kelurahan lebih maksimal," terangnya.
Peningkatan kualitas pelayanan jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten sampai pemerintah desa sekalipun. Dia menambahkan, seluruh pejabat ASN tak boleh memperlambat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Sebab, hal itu justru meresahkan warga yang hendak mengurus.
Tentunya masukan, saran, dan kritik dari masyarakat masih diperlukan. Sebab, saran itu juga untuk membangun pelayanan agar lebih baik ke depan. "Yang kurang apa, agar segera diperbaiki lagi sesuai dengan kebutuhan warga,” imbuhnya.
Dalam hal itu, Bupati Hendy menyebut, ASN yang bertugas harus responsif dan cepat dalam hal pelayanan. Melayani warga, terlebih urusan adminduk, menjadi hal yang utama di tingkat desa dan kelurahan. "Tidak mungkin Pemkab Jember melakukan sesuatu yang memperlambat pelayanan. Tidak sama sekali. Itu bukan zamannya. Jadi, harus responsif, cepat, dan tepat melayani masyarakat,” tegasnya.
Bupati Hendy menambahkan, ASN sudah seharusnya memberikan layanan prima. Layanan adminduk itu juga perlu didukung dengan sistem digitalisasi yang gencar diterapkan pada tata kelola pemerintahan.
Hal itu memudahkan akses masyarakat. Terutama dalam tertib adminduk. Jadi, masyarakat bisa mengurus dengan efisien, fleksibel, murah, mudah, serta cepat,” pungkasnya. (qal/c2/nur)
Editor : Safitri