AJUNG, Radar Jember – Ratusan warga Desa Ajung tampak semringah ketika hendak menerima bantuan Dana Bantuan Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), di Balai Desa Ajung, Rabu siang (4/10) kemarin. Mereka berbaris rapi membawa sejumlah berkas persyaratan menunggu panggilan. Sembari mengobrol dengan warga, satu per satu nama dipanggil untuk menerima bantuan yang diberikan oleh Pemkab Jember.
Pada kesempatan itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mendatangi sejumlah titik penyaluran bantuan DBHCHT 2023 di Kecamatan Kalisat. Di antaranya yakni Desa Ajung, Glagahwero, Sumberjeruk, hingga Desa Sukoreno. Satu per satu warga disapa hingga didatangi sebagai bentuk kepedulian kepala daerah kepada warganya.
Pada kesempatan itu, Bupati Hendy menjelaskan, di Jember terdata ada 68.997 warga penerima manfaat. Totalnya ada RP 27 miliar dana yang dikucurkan dalam pendistribusian bantuan tersebut. Nantinya, bantuan akan didistribusikan secara bertahap di kecamatan-kecamatan. “Dari dana DBHCHT penerima bantuan akan mendapat Rp 400 ribu,” jelasnya seusai menyerahkan bantuan.
Nominal bantuan DBHCHT tahun ini, menurut bupati, mengalami kenaikan daripada tahun lalu. Sebelumnya pada tahun 2022 bantuan yang disalurkan hanya sebesar Rp 300 ribu. Sehingga bantuan itu akan lebih membantu warga Jember dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk itu, Bupati Hendy berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan berdampak pada peningkatan perekonomian di Jember. Dengan begitu, bisa menjadi salah satu solusi mencegah adanya inflasi. “Melalui bantuan itu inflasi juga akan terjaga, sehingga dampaknya sangat luas,” imbuh orang nomor satu di Jember itu.
Diketahui, sebagian besar penerima bantuan DBHCHT 2023 di Jember berprofesi sebagai buruh tani, buruh gudang, pedagang kecil, dan tukang ojek. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan secara merata di 31 kecamatan. Karena itu, warga yang sudah didata dipastikan dalam waktu dekat bakal menerima. (qal/c2/nur)
Editor : Radar Digital