KEPATIHAN, Radar Jember - Tembakau masih menjadi salah satu komoditas unggulan sektor pertanian di Indonesia. Adapun daerah yang menjadi sentra produksi tembakau tersebar di seluruh Indonesia, yakni Jember. Bagi masyarakat Jember, tembakau adalah salah satu penopang perekonomian.
Untuk itu, Bupati Jember Hendy Siswanto berencana akan membangun sentra industri hasil tembakau (IHT) yang diyakini bisa memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Sebab, adanya IHT akan memberikan ruang tersendiri bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) pengolahan tembakau. “Intinya akan kami wadahi mereka,” terangnya.
Hendy menyampaikan, latar belakang pembentukan sentra IHT memiliki lima pertimbangan pokok. Yaitu upaya mengatasi peredaran rokok ilegal, pembinaan IKM, mengoptimalkan penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), menumbuhkan industri pendukung, dan memudahkan asistensi serta pengawasan.
Dengan begitu, secara langsung akan mendukung kesejahteraan masyarakat melalui DBHCT. Selain itu, sentra IHC nantinya juga akan berdampak baik, terutama bagi petani tembakau. Sebab, mereka secara resmi telah mempunyai wadah yang jelas.
Sementara itu, Bupati Hendy juga mendorong program kemitraan. Program yang dinilai sebagai solusi terbaik untuk memajukan kembali komoditas yang dijuluki emas hijau itu. “Melalui program itu, tentunya akan mempermudah petani tembakau dalam menjangkau segala hal produksi tembakau,” imbuhnya.
Tembakau sudah menjadi ikon terbaik Pemkab Jember. Untuk itu, komoditas tembakau yang dimiliki Pemkab Jember harus bisa dimaksimalkan produksinya. Sebab, komoditas itu juga menjadi penopang perekonomian masyarakat Jember. Untuk itu, Pemkab Jember akan terus berupaya mendorong produktivitas tembakau sekaligus mempermudah petani tembakau dalam produksi maupun pemasarannya. (qal/c2/bud)
Editor : Safitri