Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cegah Bunuh Diri Ibu dan Anak, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Safitri • Rabu, 21 Juni 2023 | 23:42 WIB
HARAPAN BAIK: Bupati Jember, Hendy Siswanto berharap pesta demokrasi 2024 berjalan kondusif.
HARAPAN BAIK: Bupati Jember, Hendy Siswanto berharap pesta demokrasi 2024 berjalan kondusif.

KEPATIHAN, Radar Jember - Akhir-akhir ini Jember cukup digemparkan dengan peristiwa bunuh diri yang melibatkan ibu dan anak. Sejak tanggal 9 sampai 17 Juni sudah terjadi dua kasus bunuh diri.

Dua kejadian dalam satu bulan itu lantas membuat Bupati Jember Hendy Siswanto harus mengeluarkan surat edaran (SE) guna mencegah terjadinya kembali peristiwa bunuh diri yang melibatkan ibu dan anak di Jember.

Bupati Hendy menyebutkan, SE itu nantinya menyerukan kegiatan perkumpulan di lingkup RT/RW untuk berdiskusi dengan masyarakat.

Melalui SE tersebut akan diberikan wadah untuk membicarakan masalah lingkungan, sosial, angka kematian ibu/bayi (AKI/AKB), sekaligus stunting. “SE yang akan diterbitkan ini diinisiasi oleh kepala desa, lurah, dan camat,” terang bupati.

Dengan begitu, ketika ditemukan ada warga dengan riwayat depresi, seluruh jajaran bergerak untuk menangani. Sebab, kejadian itu, menurut bupati sangat cepat.

Karena itu, ketika didapati warga yang memiliki riwayat depresi, harus segera ditindak dan dibantu agar tidak terjadi peristiwa bunuh diri.

RT/RW, kader posyandu, pemerintah desa, dan kelurahan diharapkan bisa memotret kondisi warga di wilayah masing-masing. 

Ketika menemukan warga yang susah dan perlu bantuan bisa langsung koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jember. “Aksi ini perlu dukungan juga dari stakeholder yang lain,” imbuhnya.

Kejadian ini merupakan pekerjaan rumah besar bagi semua pihak. Bupati Hendy sangat prihatin dengan dua kali kejadian bunuh diri itu.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap dukungan warga, terutama tokoh masyarakat. Sebab, peristiwa tragis ini bisa diantisipasi dengan cara pendekatan keluarga. 

Perlu diketahui, dua peristiwa bunuh diri yang melibatkan ibu dan anak itu menjadi tragedi yang memilukan untuk Jember. Pada 9 Juni, kejadian itu terjadi di Kecamatan Silo.

Yakni ibu yang tega menggorok anak kandungnya sendiri hingga tewas bersimbah darah. Tak hanya itu, kejadian serupa juga terjadi pada 17 Juni di Kecamatan Patrang. Seorang ibu membunuh dua anaknya, lalu bunuh diri dengan cara gantung diri. (qal/c2/bud)

 

Editor : Safitri
#Jember #Bunuh Diri