BACA JUGA : Membanggakan! Pebulutangkis Asal Jember Raih Emas di SEA Games Kamboja
Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, santri zaman sekarang bukan lagi berperang fisik, sebagaimana perjuangan santri di masa penjajahan Belanda dan Jepang. Namun, santri harus lebih terarah dan ikut memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. “Untuk anak muda sekarang ini, bukan saatnya berperang lagi, tapi bagaimana memajukan negeri ini dan mempertahankan NKRI,” terangnya.
Menurutnya, banyak permasalahan sosial yang menjadi pekerjaan rumah, yang membutuhkan keterlibatan santri. Termasuk santri di Jember. Seperti ikut menekan angka kemiskinan, kesenjangan sosial, ekonomi, politik, dan masih banyak yang lainnya. Dengan itu, santri yang hidup di zaman sekarang perlu lebih peka lagi dan terlibat aktif menyelesaikan persoalan tersebut.
Ide dan gagasan cemerlang tentang kemajuan Jember ke depan bisa muncul dari kalangan santri. Mulai dari bidang teknologi, kesehatan, ekonomi, politik, hingga semua sektor sosial harus diisi oleh santri. “Jember ini mayoritas warganya berlatar belakang santri,” tuturnya.
Karena itu, diharapkan para santri dapat menyusun kontribusi lebih besar bagi kemaslahatan Jember. Dengan bersinergi dan kolaborasi bersama Pemkab Jember dan stakeholder terkait. Dengan begitu, nilai-nilai dalam mewujudkan kemaslahatan masyarakat akan mudah tercapai sekaligus akan mempercepat meningkatkan kesejahteraan sosial.
Dengan demikian, program-program kemasyarakatan yang tengah diinisiasi Pemkab Jember segera terealisasikan. Tak hanya itu, ide dan inovasi yang timbul pada kalangan santri juga akan sangat berkontribusi besar kepada masyarakat Jember. “Seluruh santri di Jember bawa pulang ilmu sebanyak-banyaknya untuk kebaikan Jember dan masyarakat Jember,” pungkasnya. (qal/c2/bud)
Editor : Safitri