BACA JUGA : Banyak Raperda Belum Tereksekusi
Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan bahwa Jember saat ini menuju hexahelix, tidak lagi pentahelix. Sebab, setidaknya ada enam unsur yang terlibat di dalam gelaran akbar yang diselenggarakan oleh Pemkab Jember. Seperti pemerintah, perguruan tinggi atau akademisi, pihak swasta, lembaga keuangan, media massa, dan komunitas.
Penyelenggaraan di Alun-Alun Jember maupun di tempat lain yang berlokasi di luar ruangan, menurut bupati, sengaja dilakukan agar banyak elemen yang bisa hadir. Sehingga secara langsung akan menggerakkan roda perekonomian. “Di Alun-Alun Jember berkumpulnya seluruh lapisan masyarakat,” terang Bupati Hendy saat sambutan dalam acara Parade Budaya dan Pentas Seni, akhir pekan kemarin.
Hal tersebut merupakan bagian dari respons dan tanggung jawab semua unsur untuk melakukan kolaborasi memajukan Jember. Pria nomor satu di Jember itu mengimbau agar kegiatan dilakukan secara outdoor. Saat kegiatan digeber di ruang terbuka, kolaborasi secara hexahelix berpotensi lebih besar untuk terjadi.
Kekuatan dalam menggerakkan ekonomi juga lebih besar. Bukan saja penyelenggaranya, namun pelaku ekonomi lainnya akan berpeluang untuk terlibat. “Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tukang becak, ojek, dan seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara, jika kegiatan dilakukan secara indoor, tambah dia, maka ruang gerak juga akan sekecil ruangan tersebut. Menurutnya, peran serta seluruh lapisan masyarakat dibutuhkan untuk mendukung gerakan memajukan perekonomian Jember.
Untuk mewujudkan kebangkitan itu, Bupati Hendy mengatakan bahwa Jember harus memiliki konsep yang sama. Artinya, berjalan beriringan dan saling mendukung satu sama lainnya dalam menggerakkan ekonomi. Kekurangan dalam setiap program, menurutnya, adalah hal biasa. Karena itu, perlu saling melengkapi dan menutupi kekurangan yang ada.
Dalam setiap event, pihaknya berupaya untuk selalu menghadirkan UMKM sebagai salah satu motor perekonomian. Hal itu juga sebagai bagian dari upaya memperkenalkan produk-produk lokal yang dimiliki Jember kepada pihak luar. Baik tingkat nasional maupun internasional. (qal/c2/dwi) Editor : Safitri