Junjung Tinggi Toleransi dan Lestarikan Budaya Lokal

Safitri • Dipublikasikan Senin, 15 Mei 2023 | 22:03 WIB
Photo
Photo
KEPATIHAN, Radar Jember - Parade Budaya dan Pentas Seni sukses digelar dan menuai respons positif dari masyarakat. Warga dari berbagai wilayah bahkan pelosok desa datang untuk menonton pertunjukkan sajian budaya khas Bali dan Jember, Sabtu siang (13/5). Acara semakin meriah pada malam puncaknya.

BACA JUGA : Kejaksaan Mulai Telisik Sewa Lahan Pemkab

Alun-Alun Jember dipadati warga Jember yang menonton sampai meluber ke jalanan. Setelah siangnya disuguhi pertunjukkan ogoh-ogoh sampai barongsai. Panggung utama menyajikan berbagai kesenian khas Nusantara seperti tari Sekar Jagat, tari Cenderawasih, hingga kidung Kekawin. Pertunjukkan kesenian khas Jember juga ditampilkan. Di antaranya ta-butaan, can-macanan kadduk, tari Lahbako, hadrah, hingga musik patrol.

Bupati Jember Hendy Siswanto ditemani Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini duduk berdampingan menonton pertunjukan yang sarat makna itu. Juga hadir Bupati Jembrana yang ikut di dalam rencana parade budaya dan pentas seni itu. “Terima kasih dan apresiasi saya ucapkan kepada Pemkab Jembrana, Ketua PHDI, insan budayawan, dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya event yang luar biasa ini," ungkap Bupati Hendy dalam sambutannya.

Gelaran budaya yang merupakan wujud toleransi keberagaman itu diharapkan bisa terus digelar setiap tahun. Sehingga, rasa persaudaraan antarsesama bisa terjalin erat. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa juga bisa benar-benar tampak di Kota Tembakau.

Tidak ada perpecahan dan perselisihan antarumat beragama hanya karena berbeda keyakinan. Menurutnya, hal itu sudah tidak zaman. Saat ini, saatnya saling berkolaborasi satu sama lain dengan semangat persatuan atas nama bangsa Indonesia. Tidak saling menyalahkan dan merasa benar sendiri.

Nila seni budaya yang beragam, kata dia, patut dilestarikan. Generasi muda perlu mengetahuinya. Agar rasa cinta pada budaya lokal bisa muncul melalui event-event yang sering digelar. Dia mengajak seluruh warga Jember untuk bersama-sama melestarikan budaya. Baik lokal maupun nasional. “Budaya Indonesia sangatlah luar biasa dan kita harus mencintai budaya kita," tutur Bupati Hendy.

Terlepas dari itu, kegiatan parade budaya yang digelar sejak 12 Mei itu telah memberikan dampak positif pada perekonomian. Dia mengungkapkan, pelaku UMKM sangat diuntungkan dengan event tersebut. "Saya berharap kegiatan parade budaya dan pentas seni ini bisa berulang di tahun berikutnya dengan lebih besar lagi dan lebih bermanfaat lagi,” pungkasnya. (sil/c2/nur) Editor : Safitri
Jember