BACA JUGA : Kubangan Berbahaya, Malam Tanpa PJU
Melalui kegiatan J-Berbagi ini, Bupati Hendy ingin mengetahui langsung kondisi masyarakat Jember lebih detail. Dengan begitu, bisa diketahui apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh warga Jember. Pemkab Jember akan membantu persoalan yang benar-benar harus diselesaikan.
Namun, untuk saat ini yang menjadi titik fokus utama yakni persoalan stunting, angka kematian ibu/bayi (AKI/AKB), dan kemiskinan ekstrem. Maka dari itu, Pemkab Jember akan terus melakukan kolaborasi dan akselerasi untuk menekan angka stunting, AKI/AKB, dan kemiskinan ekstrem. “Salah satunya lewat kegiatan J-Berbagi ini," ungkap bupati.
Menurut Bupati Hendy, persoalan stunting bukan hanya disebabkan oleh kekurangan gizi. Namun, juga bisa disebabkan faktor genetik. Karena itu, dalam pencegahannya harus ada pendampingan dari dokter spesialis. Terlebih Pemkab Jember juga memiliki tim Satgas J-Penting Aksi yang tugasnya mengawal stunting, AKI/AKB, dan kemiskinan ekstrem.
Kegiatan J-Berbagi di Kecamatan Kencong dimulai dari kunjungan Bupati Hendy ke Masjid Darul Huda, Desa Wonorejo. Selain menyapa dan bercengkerama langsung dengan warga, pria asal Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, itu juga meninjau kegiatan operasi pasar murah di halaman masjid. (qal/c2/dwi) Editor : Safitri