Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemkab Jember Sediakan 25 Kuintal Telur Selama Safari Ramadan

Safitri • Sabtu, 1 April 2023 | 16:56 WIB
SEMUA SENANG: Warga antusias membeli telur di pasar murah yang menjadi bagian program J-Berbagi di Kecamatan Silo, kemarin.   
SEMUA SENANG: Warga antusias membeli telur di pasar murah yang menjadi bagian program J-Berbagi di Kecamatan Silo, kemarin.  
KEPATIHAN, Radar Jember - Pasar murah Jember Berbagi (J-Berbagi) yang digelar di Kecamatan Silo memiliki suasana yang berbeda ketimbang tiga hari sebelumnya. Sebab, pada saat itu, selain menyediakan beras, minyak goreng, tepung, dan gula, Pemkab Jember juga menyediakan komoditas telur ras dalam kegiatan Safari Ramadan, kemarin (31/3).

BACA JUGA : Perhelatan Piala Dunia Sepak Bola U-20 Bisa Berdampak Pada Perekonomian

Telur dibanderol sebesar Rp 26 per kilogram. Program J-Berbagi itu pun sukses memecahkan senyum emak-emak di halaman Masjid Nurul Huda, Desa Mulyorejo, dan Masjid Al Baitul Amin, Desa Karangharjo, Kecamatan Silo. Bukan hanya itu, bapak-bapak ternyata juga turut senang mendengar telur hadir di pasar murah J-Berbagi.

Sebanyak 2,5 kuintal telur dijual di dua lokasi kegiatan J-Berbagi di Kecamatan Silo. Yakni Desa Mulyorejo dan Desa Karangharjo. Komoditas tersebut baru pertama kali dijual di pasar murah J-Berbagi. “Komoditas telur kita jual mulai sekarang, dan ke depan kita juga akan menyediakan terus,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro.

Pemenuhan komoditas telur di pasar murah itu menggandeng sejumlah pengusaha telur di Jember untuk ikut berkontribusi melengkapi kebutuhan masyarakat lewat pasar murah. Ternyata, dengan harganya yang lebih murah dari harga pasaran, telur yang dijual di pasar murah paling banyak diminati warga ketimbang komoditas lain.

Jika dibandingkan harga pasaran, telur yang dijual di pasar murah lebih murah Rp 2 ribu sampai Rp 4 ribu per kilogram. Sebab, saat ini di pasar tradisional Jember harga telur sudah mencapai Rp 28 ribu sampai Rp 30 ribu per kilogram. Dengan begitu, tak heran jika banyak warga yang menyerbu telur saat pasar murah dibuka.

Bambang juga menjelaskan, sejak pagi hari juga ada operasi pasar murah yang digelar di Pasar Tanjung. Selain itu, setiap hari Senin dan Kamis juga ada operasi pasar murah yang digelar di setiap kantor kecamatan. “Tidak hanya di J-Berbagi, tapi operasi pasar murah kita lakukan lewat tiga kegiatan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Mulyorejo, Endang Martini, mengaku turut senang dengan hadirnya pasar murah di desanya. Menurutnya, jika membeli di pasaran, uang belanja yang harus dikeluarkan lebih banyak. “Bisa ngirit uang, kualitas bahan pokoknya juga sama,” ungkapnya.

Kendati demikian, pasar murah yang dibuka oleh Pemkab Jember cukup membantu warga dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok. Sehingga, operasi pasar murah juga akan dilakukan selama tahun 2023. Hal itu menjadi langkah Pemkab Jember dalam pengendalian inflasi Jember sepanjang tahun 2023.

Perlu diketahui, Program J-Berbagi merupakan program kegiatan dari Pemkab Jember selama bulan Ramadan. Pada kegiatan itu Bupati Jember Hendy Siswanto beserta pada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berkeliling ke desa-desa dan pelosok untuk membagikan bantuan sosial yang langsung dirasakan oleh warga. (qal/c2/nur) Editor : Safitri
#Sembako #Jember